Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Perindustrian RI (Menperin) Airlangga Hartarto, menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Gedung Baru Program Vokasi Pulp dan Kertas senilai Rp24,8 miliar. Langkah sinergi ini dilakukan oleh Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Tanoto Foundation, dan Universitas Riau.
Menteri tersebut, dalam keterangan pers yang dikeluarkan pagi ini, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong industri nasional agar berperan aktif dalam pengembangan program pendidikan vokasi yang mengusung konsep link and match, antara lembaga pendidikan dengan dunia kerja.
“Selain bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai sesuai kebutuhan perusahaan, hasil program vokasi ini juga mampu meningkatkan daya saing industrinya,” kata Menteri Airlangga.
Pembangunan gedung dan prasarana perkuliahan yang didukung dengan fasilitas laboratorium lengkap ini diharapkan tidak hanya mampu memberi sumbangsih kepada negara secara ekonomi, namun juga terhadap peningkatan kualitas SDM agar Indonesia memiliki daya saing yang tinggi khususnya di sektor industri pulp dan kertas.
Lebih lanjut, menurut Menteri Airlangga, industri pulp dan kertas berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional sehingga ditetapkan sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya, sesuai Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional.
“Hal ini sangatlah tepat karena Indonesia memiliki keunggulan komparatif terutama terkait bahan baku, di mana produktivitas tanaman kita jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara pesaing yang beriklim subtropis,” ungkapnya.
