Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (13/11/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup beragam pada hari Rabu (12/11). Dow Jones +0,68%, S&P 500 0,06%, dan sebaliknya Nasdaq -0,26%. Dow Jones mencatat rekor penutupan tertinggi baru, sementara saham teknologi melemah karena investor beralih dari saham teknologi mahal dan berfokus pada potensi berakhirnya penutupan pemerintah AS yang bersejarah. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun 0,22% (0,009 bps) menjadi 4,063%, sementara Indeks USD naik tipis 0,05% menjadi 99,5.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (12/11). WTI melemah 4,27% ke USD 58,41/barel, diikuti Brent 3,81% ke USD 62,65/barel, batu bara 1,30% ke USD 109,25/ton, CPO 0,34% ke MYR 4.125/ton, dan sebaliknya emas menguat 1,71% ke USD 4.197,8/oz.
Sebagian besar pasar Asia ditutup melemah. Kospi melemah 1,07%, diikuti Hang Seng 0,85%, Nikkei 0,43%, dan Shanghai 0,06%.
IHSG menguat 0,26% ke level 8.388,6, dengan total pembelian bersih asing sebesar Rp1.231,6 miliar (pasar reguler: Rp337,4 miliar; pasar negosiasi: Rp894,2 miliar). Pembelian bersih asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp261,6 miliar), BBCA (Rp145 miliar), dan BREN (Rp74,1 miliar). Penjualan bersih terbesar dicatatkan oleh BUMI (Rp194,9 miliar), GOTO (Rp67,9 miliar), dan AMMN (Rp64,7 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah BRPT, BBCA, dan BMRI, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah AMMN, BREN, dan GOTO.
Pagi ini, Nikkei dibuka menguat (0,20%). “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional,” demikian sebagaimana dikutip.
