Jakarta, BusinessNews Indonesia—Dalam rangka persiapan operasional angkutan masal berbasis rel di DKI Jakarta, PT MRT Jakarta melakukan kerja sama dengan MTR Academy Hong Kong.
Kerja sama itu dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta Willian Sabandar dan Presiden Direktur MTR Academy Morris Cheung serta disaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta (1/2/2018).
William Sabandar mengungkapkan bahwa PKS tersebut menyepakati hal-hal terkait pengembangan sumber daya manusia di PT MRT Jakarta dan juga pemeliharaan perkerataapian. “Perjanjian ini akan berlangsung hingga satu tahun ke depan,” kata William dalam keterangan pers.
Adapun wujud dari kerja sama tersebut yakni dibentuknya Akademi Transportasi Jakarta atau Jakarta Academy Transport (JAT).
Wagub Sandiaga Uno mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung pembentukan JAT. Pasalnya, akademi ini akan membentuk talenta-talenta yang unggul dalam pengoperasian moda transportasi berbasis rel serta mendorong masyarakat untuk membudayakan bertransportasi kelas dunia.
“Saya berharap Jakarta Transport Academy ini nantinya terbuka untuk operator transportasi massal lainnya seperti LRT dan BRT,” kata Wagub Sandiaga Uno.
Hadirnya MRT Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di Jabodetabek. Tak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, angkutan masal berbasis rel ini juga akan memberi manfaat tambahan, seperti, perbaikan kualitas udara dan salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas.
