Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (17/12/2025), memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini.
Saham AS ditutup sedikit lebih rendah pada hari Selasa (16 Desember). Dow -0,62%, S&P 500 -0,24%, dan sebaliknya Nasdaq +0,23%. S&P 500 turun untuk sesi ketiga berturut-turut karena investor mencerna penundaan rilis laporan pekerjaan November. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,69% (-2,9 bps) menjadi 4,15%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,15% menjadi 98,15.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Selasa (16 Desember). Minyak mentah WTI turun 2,56% menjadi USD 55,2/bbl, minyak mentah Brent turun 2,71% menjadi USD 58,9/bbl, harga batu bara turun 0,56% menjadi USD 106,0/ton, CPO terkoreksi 1,27% menjadi MYR 3.962/ton, sementara emas sedikit turun 0,06% menjadi USD 4.302,3/oz.
Pasar Asia ditutup lebih rendah pada hari Selasa (16 Desember). Nikkei -1,56%, Hang Seng -1,54%, dan Shanghai -1,11%.
IHSG melemah 0,43% menjadi 8.686,47, dengan total penjualan bersih asing sebesar Rp 934,6 miliar, terdiri dari penjualan bersih asing Rp 90,8 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih asing Rp 848,3 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBRI (Rp 264,6 miliar), BBCA (Rp 244,7 miliar), dan GOTO (Rp 106,4 miliar). Sementara itu, pembelian bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat EMTK (Rp 140,2 miliar), TLKM (Rp 74,6 miliar), dan EXCL (Rp 74,1 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah DSSA, BREN, dan GOTO, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan lebih kecil adalah BBCA, BBRI, dan FILM.
Pagi ini, Kospi (0,46%) dan Nikkei (0,02%) dibuka lebih tinggi. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini di tengah sentimen negatif dari pasar global dan komoditas,” demikian sebagaimana dikutip.
