Jakarta, TopBusiness—Riset harian Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi bahwa, hari ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) berpotensi terkoreksi. Hal itu disebabkan sentimen negatif dari pasar regional.
Riset itu menjelaskan, Pasar AS ditutup melemah pada Senin (29/12/2015): Dow -0.51%, S&P 500 -0.35%, dan Nasdaq -0.50%.
Saham AS turun pada Senin, didorong oleh pelemahan saham teknologi, setelah S&P 500 mencapai level rekor pekan lalu.
Imbal hasil (yield) U.S. Treasury 10 tahun turun -0.51% (-0.021 bps) ke 4.113%, sementara Indeks Dolar AS (USD Index) naik +0.01% ke 98.0.
Selanjutnya, pasar komoditas ditutup bervariasi pada Senin (29/12/2025): minyak mentah WTI +1.87% ke USD 57.81/barel, minyak mentah Brent +1.72% ke USD 61.68/barel, batu bara -1.01% ke USD 107.95/ton, CPO -0.93% ke MYR 4,049/ton, dan emas -4.5% ke USD 4,350/oz.
Adapun bursa Asia ditutup bervariasi pada Senin (29/12/2025): Kospi +2.2%, Hang Seng – 0.71%, Nikkei -0.44%, dan Shanghai +0.04%.
Sedangkan pagi ini, baik KOSPI (-0.48%) maupun Nikkei (-0.40%) diperdagangkan melemah.
