Jakarta, TopBusiness – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (IDX: RISE) menyetujui dua agenda strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara elektronik, yakni peningkatan modal dasar Perseroan serta pembagian saham bonus kepada pemegang saham.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan menjadi Rp 3 triliun, yang terbagi atas 30 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan juga melakukan perubahan Anggaran Dasar guna menyesuaikan struktur permodalan yang baru.
Selain peningkatan modal dasar, RUPSLB juga menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Jumlah saham bonus yang akan diterbitkan mencapai 5.253.600.000 lembar saham.
Dengan penerbitan saham bonus tersebut, total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan meningkat menjadi 16.198.600.000 lembar saham. Adapun rasio pembagian saham bonus yang disepakati sebesar 25:12, di mana setiap 25 saham lama berhak memperoleh 12 saham baru.
Manajemen menilai kebijakan ini akan berdampak positif terhadap likuiditas perdagangan saham RISE di Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, mengatakan persetujuan RUPSLB menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi permodalan Perseroan.
“Persetujuan peningkatan modal dasar dan rencana pembagian saham bonus merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi permodalan Perseroan. Peningkatan modal dasar membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan pengembangan proyek-proyek ke depan,” ujar Budi Agusti dalam keterangan persnya, Kamis (8/1/2026).
Sebagai emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE, RISE memiliki sejumlah keunggulan kompetitif, antara lain kepemilikan bank tanah strategis, rekam jejak pengembangan proyek yang terukur, serta kemampuan eksekusi yang kuat di segmen residensial, komersial, dan kawasan terpadu.
Ke depan, Perseroan terus menyiapkan ekspansi melalui sejumlah proyek baru, seperti Solaris Villa Bali Bites di Bali, Solaris Villa (Extension) di Malang, serta pengembangan lanjutan proyek-proyek yang telah berjalan. Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar properti nasional seiring membaiknya iklim investasi dan meningkatnya kebutuhan hunian serta ruang usaha.
“Dengan fundamental keuangan yang lebih solid dan dukungan pemegang saham, RISE optimistis dapat mengakselerasi pengembangan proyek-proyek bernilai tambah tinggi, sekaligus menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Budi.
