Jakarta, BusinessNews Indonesia—Prospek bisnis mebel perkantoran kini bagus. Hal itu bisa ditandai dengan banyaknya ruang perkantoran di gedung tinggi.
“Juga, biasanya, para tenant mengganti mebel tiap lima tahun,” ucap Direktur AMT, Joehanda Lihar, di Jakarta (20/2/2018), dalam wawancaranya dengan wartawannya majalahnya BusinessNews Indonesia.
Joehanda menambahkan bahwa biasanya para pengelola perusahaan banyak memilih mengganti perabot ketika memindahkan lokasi kantor. Hal ini sudah tentu memerbesar pasar bisnis pemasok perabot kantor.
Berapa besarkah nilai bisnis penyediaan mebel kantor untuk korporasi?
Jawab Joehando, nilai tersebut bervariasi. Bisa berkisar ratusan juta Rupiah sampai miliaran Rupiah. “Saya pernah memasok mebel kantor sebuah grup bisnis besar dengan nilai melebihi Rp 30 miliar,” kata dia.
Pihaknya punya pabrik manufaktur mebel perkantoran yang berlokasi di Cinangka, Depok, Jawa Barat. Ada sekitar 70 karyawan yang bekerja di situ.
Selain mebel produksi sendiri, terkadang ada juga mebel impor yang dipasok ke perkantoran.
“Tetapi, mayoritas yang kami pasok, produksi sendiri yang desainnya selalu disesuaikan dengan perkembangan tren desain,” kata Joehanda lagi.
