Jakarta, BusinessNews Indonesia—PLN mencatatkan obligasi dan sukuk ijarah, hari ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), obligasi itu mendapat peringkat Triple A.
Sementara, sukuk tersebut berperingkat Triple A Syariah.
Dalam keterbukaan informasi dari otoritas bursa tersebut, dapat dijelaskan bahwa obligasi itu bernilai nominal Rp 2,53 triliun dan terdiri dari lima seri.
Surat berharga itu menawarkan tingkat bunga berkisar 6,5% sampai 8,75% untuk tiap tahun. Jangka waktunya berkisar lima tahun sampai 20 tahun.
Adapun sukuk PLN bernilai nominal Rp 698,5 miliar, dan terdiri dari empat seri.
Nilai cicilan imbalan ijarah yang ditawarkan berkisar Rp 6,76 miliar per tahun sampai Rp 39,28 miliar per tahun.
Jangka waktu surat berharga syariah itu yakni lima tahun sampai 20 tahun.
