TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPR Kota Makassar Perseroda Konsisten Setor Dividen dan Perkuat Peran Pembangunan Daerah

Agus Haryanto
22 January 2026 | 19:49
rubrik: Event
BPR Kota Makassar Perseroda Konsisten Setor Dividen dan Perkuat Peran Pembangunan Daerah

Jakarta, TopBusiness  – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Makassar Perseroda terus menunjukkan peran strategisnya sebagai Badan Usaha Milik Pemerintah Daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan pendapatan asli daerah. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui kinerja keuangan yang membaik serta komitmen perseroan dalam menyetorkan dividen kepada Pemerintah Kota Makassar secara konsisten selama empat tahun terakhir.

Direktur Utama PT BPR Kota Makassar Perseroda, Qurani Masiga, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses transformasi menyeluruh yang dilakukan manajemen sejak beberapa tahun terakhir, terutama dalam memperbaiki tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi perbankan.

“Sebagai BUMD, kami memiliki tanggung jawab ganda. Di satu sisi menjaga keberlanjutan usaha bank, dan di sisi lain memberikan kontribusi nyata kepada Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat. Setoran dividen yang kami lakukan secara konsisten merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kinerja tersebut,” ujar Qurani Masiga kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, secara online melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Selain kontribusi finansial kepada pemerintah daerah, perseroan juga aktif menjalankan fungsi intermediasi perbankan dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan serta penyaluran kredit kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini dinilai sejalan dengan peran BPR sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat dan berorientasi pada penguatan ekonomi lokal.

Menurut Qurani, penyaluran kredit kepada sektor produktif menjadi instrumen penting dalam mendorong perputaran ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan, terutama di Kota Makassar dan sekitarnya. Perseroan berupaya memastikan bahwa pembiayaan yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Dari sisi kelembagaan, Qurani menjelaskan bahwa PT BPR Kota Makassar Perseroda memiliki perjalanan panjang sebelum mencapai kondisi saat ini. Bank tersebut sebelumnya bernama Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Kota Madya Ujung Pandang (PD BPR KMUP). Seiring dengan dinamika regulasi dan tuntutan penguatan tata kelola BUMD, manajemen baru melakukan langkah strategis dengan mengubah bentuk badan hukum menjadi perseroan terbatas.

BACA JUGA:   Kinerja Apik Perumda Tirta Binangun Tingkatkan Layanan dan Ciptakan Laba Signifikan

Perubahan tersebut secara resmi ditetapkan pada 29 September 2021, dengan nama PT Bank Perekonomian Rakyat Kota Makassar Perseroda. Transformasi kelembagaan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan bank, sekaligus membuka ruang perbaikan yang lebih luas dalam aspek manajemen, pengawasan, dan pengembangan usaha.

Namun demikian, proses transformasi tersebut tidak terlepas dari tantangan besar. Pada periode 2019 hingga 2021, perseroan mencatatkan kerugian dengan total mencapai Rp5,7 miliar. Kondisi tersebut menyebabkan bank berada dalam status pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menuntut manajemen untuk melakukan langkah-langkah perbaikan secara komprehensif dan terukur.

“Pada periode tersebut, kondisi bank memang tidak mudah. Kami menghadapi tekanan dari sisi keuangan maupun operasional. Namun, sejak manajemen baru mulai bekerja pada 2019, fokus utama kami adalah melakukan pembenahan fundamental, termasuk perbaikan tata kelola, kepatuhan, serta penyelesaian perubahan badan hukum,” kata Qurani.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Seiring dengan selesainya proses perubahan badan hukum pada 2021, PT BPR Kota Makassar Perseroda berhasil ke luar dari status pengawasan khusus OJK. Hal ini menjadi momentum penting bagi perseroan untuk kembali memperkuat kinerja dan kepercayaan publik.

Sejak tahun 2022 hingga saat ini, kinerja keuangan perseroan menunjukkan tren positif. Bank tidak hanya berhasil membukukan laba secara berkelanjutan, tetapi juga mampu menjalankan fungsi intermediasi dengan lebih optimal. Laba yang diperoleh kemudian dikontribusikan kembali kepada Pemerintah Kota Makassar dalam bentuk setoran dividen.

Dalam menjalankan penyaluran kredit, PT BPR Kota Makassar Perseroda menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan daerah. Penyaluran pembiayaan dilakukan antara lain kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), Rumah Sakit Haji, Rumah Sakit Pertiwi, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

BACA JUGA:   Siap Jadi Perusahaan Global, PT Antam Fokus Pengembangan Talenta

Kerja sama tersebut dinilai mampu memperluas basis nasabah sekaligus menjaga kualitas kredit, mengingat sebagian besar debitur berasal dari institusi yang memiliki tingkat kepastian pembayaran relatif baik. Di sisi lain, bank tetap membuka akses pembiayaan bagi masyarakat umum dan pelaku UMKM sesuai dengan karakteristik BPR.

Selain menghimpun dana dari masyarakat, perseroan juga memperoleh kepercayaan dari sejumlah Bank Perekonomian Rakyat di berbagai daerah untuk penempatan dana. Beberapa di antaranya berasal dari Provinsi Bali, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sulawesi Tengah.

Qurani menilai, kepercayaan tersebut merupakan indikator penting atas perbaikan tata kelola dan kinerja perseroan. “Penempatan dana dari sesama BPR di berbagai daerah menjadi modal yang sangat berarti bagi kami. Ini menunjukkan adanya kepercayaan terhadap manajemen dan kondisi keuangan bank, meskipun skalanya masih terbatas,” ujarnya.

Dana yang ditempatkan tersebut kemudian dikelola secara prudent untuk memperkuat likuiditas dan mendukung penyaluran kredit yang berkualitas. Manajemen menegaskan bahwa seluruh aktivitas usaha tetap mengacu pada ketentuan regulator dan prinsip kehati-hatian perbankan.

Ke depan, PT BPR Kota Makassar Perseroda berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai bank milik daerah yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Perseroan juga berupaya meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah, tidak hanya melalui setoran dividen, tetapi juga melalui perluasan akses keuangan, peningkatan literasi perbankan, dan dukungan terhadap sektor-sektor produktif.

“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Namun, dengan tata kelola yang baik, dukungan pemegang saham, serta kepercayaan masyarakat, kami optimistis BPR Kota Makassar Perseroda dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi Kota Makassar,”  pungkas  Qurani.

Dengan kinerja yang terus membaik pasca-transformasi, PT BPR Kota Makassar Perseroda diharapkan mampu menjadi contoh BUMD perbankan daerah yang berhasil bangkit dari tekanan, sekaligus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Previous Post

Tahap Awal Tjokro Group Ubah GPSO Jadi Holding Strategis Bernilai Rp900 Miliar

Next Post

BPR Syariah Sampang Terus Perkuat Peran Sebagai Roda Penggerak Ekonomi Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR