Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum (Perumdam) Lawu Tirta Magetan, Jawa Timur terus memperkuat transformasi inovatif sebagai fondasi peningkatan kinerja berkelanjutan, baik dari sisi keuangan, pelayanan publik, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Perumdam Lawu Tirta Magetan, Choirul Anam, dalam penjurian TOP BUMD Awards 2026.
Choirul Anam menegaskan bahwa keikutsertaan Perumdam Lawu Tirta Magetan dalam ajang TOP BUMD Awards bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan bagi perusahaan daerah.
“Ini sudah kelima kalinya kami mengikuti TOP BUMD Awards. Bagi kami, ajang ini sangat bermanfaat untuk mendorong pengembangan perusahaan dan meningkatkan kualitas kinerja BUMD di Kabupaten Magetan,” ujar Choirul Anam, mengawali presentasi di depan Dewan Juri.
Penjurian TOP BUMD Awards 2026 ini digelar secara online oleh Majalah TopBusiness, Selasa (27/1/2026). Hadir mendampingi Choirul Anam adalah, Suwardi-Kabag Keuangan, Ibnu Hajar-Kabid Litbang, Sigit Adhi Purwoko-Kasubid Pengembangan Sistem Informasi, dan Wara Daruki-Kasubag Pemasaran.
Pada penjurian tahun ini, Perumda Lawu Tirta Magetan mengusung tema transformasi inovatif untuk prestasi yang berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan perusahaan dalam menjawab tantangan layanan air minum dan tuntutan tata kelola modern.
Visi Profesional dan Berkelanjutan
Choirul Anam menjelaskan bahwa visi Perumda Lawu Tirta Magetan adalah mewujudkan perusahaan air minum yang professional dan membanggakan dalam pelayanan air bersih. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam sejumlah misi strategis, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga peningkatan kinerja keuangan dan kepuasan pelanggan.
“Misi kami antara lain peningkatan kapabilitas, motivasi, dan kinerja SDM, peningkatan efektivitas serta efisiensi sistem kerja, peningkatan kinerja keuangan, dan tentu saja peningkatan kepuasan pelanggan,” jelasnya.
Dalam menjalankan mandat pemerintah daerah Kabupaten Magetan, Perumda Lawu Tirta Magetan mengedepankan keseimbangan antara orientasi bisnis dan fungsi sosial.
“Kami ini profit oriented, tapi juga social oriented. Dan porsinya 50%:50%. Kami harus mampu membiayai operasional sendiri, sekaligus memperluas cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Magetan,” kata Choirul Anam, pasti.
Tiga Program untuk Tiga Sukses
Sebagai strategi utama, Perumda Lawu Tirta Magetan mengimplementasikan tiga program unggulan, yakni program intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi usaha. Ketiga program tersebut dirancang untuk mencapai tiga sasaran utama perusahaan.
“Kami menyebutnya tiga program untuk tiga sukses, yaitu sukses finansial, sukses manajerial, dan sukses operasional,” ujarnya.
Pendekatan tersebut terbukti memperkuat kinerja perusahaan. Berdasarkan penilaian Kementerian PUPR tahun 2024, Perumda Lawu Tirta Magetan masuk kategori sehat dengan skor 3,97. Sementara itu, penilaian dari Kementerian Dalam Negeri menempatkan perusahaan pada klasifikasi ‘Baik’ dengan nilai 68,45.
Choirul Anam menegaskan bahwa adanya sedikit penurunan skor bukan disebabkan oleh penurunan kualitas layanan. “Penurunan itu murni karena perubahan metode perhitungan oleh BPS, bukan karena kinerja pelayanan kami yang menurun,” tegasnya.
Secara angka memang, untuk aspek pelayanan, kata dia, menurun di tahun 2024 lalu menjadi 0,80 dari sebelumnya 0,75 di tahun 2023. Ini lebih dipengaruhi penurunan kinerja pada indicator pertumbuhan pelanggan.
“Jadi penyebabnya itu turunnya indeks rata-rata jiwa per KK yang merupakan variable perhitungan cakupan pelayanan dan adanya program Inpres No 1 tahun 2024 tentang percepatan penyediaan air minum dan layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik belum terealisir sebanyak 1.800 SR,” cerita dia.
Kinerja dan Layanan
Dalam meningkatkan kualitas layanan, Perumda Lawu Tirta Magetan berpegang pada prinsip pelayanan 4K, yakni kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan.
Hasilnya, tingkat kepuasan pelanggan menunjukkan capaian yang menggembirakan. Berdasarkan survei kepuasan pelanggan dengan sampel sekitar 8.000 responden, tingkat kepuasan mencapai 76,8 persen, yang masuk dalam kategori baik.
“Survei kepuasan pelanggan kami menunjukkan hasil yang baik, ini menjadi indikator bahwa pelayanan kami berada di jalur yang benar,” kata Choirul Anam.
Saat ini, jumlah pelanggan terus meningkat. Di tahun 2024 dari target 79.351 yang tercapai 80.207. Atau tercapai sebesar 101%. Dan untuk tahun 2025, jumlah pelanggan dari target 79.260 yang tercapai sebesar 81.728.
Kembali dia menegaskan, dari sisi operasional, cakupan pelayanan Perumda Lawu Tirta Magetan telah menjangkau 100 persen kecamatan di wilayah Kabupaten Magetan. Dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah setiap tahun, seiring dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan air minum perusahaan daerah tersebut.
“Alhamdulillah, setiap tahun jumlah pelanggan kami terus meningkat dan cakupan pelayanan sudah menjangkau seluruh kecamatan,” ungkap Choirul Anam.
Tak hanya itu, kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan tren positif. Perusahaan secara konsisten membukukan laba dan menyetorkan kontribusi kepada pemerintah daerah.
“Setiap tahun kami selalu memberikan laba positif kepada pemerintah daerah,” ucap Choirul Anam.
Kinerja penjualan air minum pun tercatat terus meningkat dan realisasinya berada di atas target tahunan.
Tercatat di penjualan di 2024 sebesar Rp52.164.316.146 dari target Rp51.129.474.597. Atau tercapai 102%. Dan untuk target penjualan tahun 2025 ini sebesar Rp52.854.944.780, dan pihaknya optimistis target tersebut tercapai.
Dorong Digitalisasi dan Diversifikasi Usaha
Sejalan dengan transformasi inovatif, Perumda Lawu Tirta Magetan juga menggenjot digitalisasi layanan. Pembayaran rekening air kini dapat dilakukan melalui kerja sama dengan perbankan, Kantor Pos, Indomaret, hingga platform e-commerce.
Selain itu, perusahaan tengah mempersiapkan diversifikasi usaha sebagai sumber pendapatan baru.
“Kami sedang mengkaji pengembangan usaha air minum dalam kemasan, air curah, dan depo isi ulang. Insyaallah tahun ini akan kami launching,” ujar Choirul Anam.
Di sisi internal, perusahaan juga menerapkan sistem manajemen SDM berbasis teknologi, seperti absensi berbasis Android, sistem manajemen kinerja, serta penerapan reward dan punishment bagi seluruh pegawai.
Beberapa aplikasi yang dikembangkan seperti Billing system dan Perumdam Mobile yang dikembangkan pada 2024 lalu. Dan Perumdam Mobile ini manfaatnya ada peningkatan efisiensi operasional, peningkatan kepuasan pelanggan, efisiensi biaya, peningkatan pendapatan, penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan citra dan daya saing Perusahaan, pengumpulan data untuk analisis strategis, peningkatan keberlanjutan dan skalabilitas untuk masa depan.
“Aplikasi Perumdam Mobile yang diluncurkan pada 2024 memudahkan pelanggan mengakses layanan melalui ponsel pintar,” katanya.
Komitmen Lingkungan dan Kontribusi Daerah
Dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, Perumda Lawu Tirta Magetan aktif menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air baku melalui penghijauan serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami melakukan perlindungan dan konservasi sumber air baku, serta pengendalian kebocoran atau NRW agar efisiensi air semakin baik,” jelas Choirul Anam.
Perusahaan juga berperan aktif dalam program sosial, mulai dari penyediaan sambungan air bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan sarana sanitasi di fasilitas umum, hingga dukungan terhadap program pencegahan stunting di Kabupaten Magetan.
“Jadi kontribusi Perumdam Lawu Tirta dalam bentuk program CSR (corporate social responsibility) dan konservasi lingkungan itu seperti program CSR-nya pembangunan fasilitas umum, santunan dan sembako gratis, restitusi tarif air, subsidi pasang baru dan bantuan air tanki di wilayah bencana kekeringan,” jeas dia.
“Sedangkan untuk Program Konservasi Lingkungan antara lain berupa penghijauan dan pengamanan sumber mata air (chasement area),” imbuhnya.
Selain komitmen ke lingkungan dan sosial, Choirul Anam menegaskan, keberadaan Perumda Lawu Tirta Magetan tidak hanya sebagai penyedia layanan air minum, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah melalui kontribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD)
“Kontribusi PAD kami terus meningkat dari tahun ke tahun, dan kami terus mendukung program-program pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan fondasi kinerja yang sehat, inovasi berkelanjutan, serta komitmen pada pelayanan publik, Perumda Lawu Tirta Magetan optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai BUMD andalan di Kabupaten Magetan.
“Kontribusi ke PAD untuk tahun 2024 sebesar Rp2.834.605.442,46 dan di tahun 2025 sebesar Rp3.042.422.524,04. Sementara untuk kegiatan CSR, dana yang telah dikeluarkan di tahun 2024 sebesar Rp320.684.250,- dan di tahun 2025 sebesar Rp232.6782.400,” pungkas dia.
