TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Neraca Perdagangan Surplus Lagi, Ketahanan Eksternal Berlanjut

Achmad Adhito
3 February 2026 | 09:01
rubrik: Ekonomi
Dukung MBG, Ultrajaya Investasi Pabrik Rp1,14 Triliun

Sumber Ilustrasi: Freepik/Sentavio

Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 mencatat surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada November 2025 sebesar 2,66 miliar dolar AS.
“Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, di Jakarta (2/2/2026).

Ke depan, BI terus memerkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna meningkatkan ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap baik. Neraca perdagangan nonmigas pada Desember 2025 mencatat surplus sebesar 4,61 miliar dolar AS, seiring dengan ekspor nonmigas yang meningkat menjadi sebesar 25,09 miliar dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati serta bahan bakar mineral maupun ekspor produk manufaktur. Itu seperti besi dan baja serta berbagai produk kimia.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Ramdan pun menjelaskan, defisit neraca perdagangan migas tercatat meningkat menjadi sebesar 2,09 miliar dolar AS pada Desember 2025 sejalan dengan peningkatan impor migas yang lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan ekspor migas.

BACA JUGA:   Berantas Pinjol Ilegal, Ini Pernyataan Bersama OJK, BI, dan Lembaga Lain
Tags: bank indonesianeraca perdagangan surplus
Previous Post

Sukses Rambah Filipina, Alfamart Buka Gerai Perdana di Bangladesh

Next Post

Selasa, IHSG Dibuka Turun 42,25 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR