TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Ditutup Melemah 0,53% ke Level 8.103

Agus Haryanto
5 February 2026 | 16:41
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (5/2/2026) ditutup melemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 42,838 poin atau 0,53% ke posisi 8.103,879 pada akhir sesi perdagangan.

Tekanan jual yang terjadi sepanjang hari membuat laju indeks bergerak di zona merah, seiring investor yang cenderung melakukan aksi ambil untung setelah penguatan dalam beberapa sesi sebelumnya.

Dari sisi aktivitas transaksi, perdagangan saham hari ini berlangsung cukup ramai dengan total:

  • Volume transaksi mencapai sekitar 28,7 miliar saham
  • Nilai transaksi tercatat sekitar Rp28 triliun
  • Frekuensi perdagangan mencapai lebih dari 2,8 juta kali transaksi

Angka tersebut menunjukkan masih tingginya minat pelaku pasar, meskipun tekanan jual mendominasi pergerakan indeks hingga penutupan.

Pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal maupun domestik. Pertama, pasar saham Asia secara umum bergerak melemah seiring meningkatnya sikap hati-hati investor global. Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga negara maju serta fluktuasi pasar internasional mendorong pelaku pasar memilih strategi defensif.

Kedua, aksi profit taking terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang sebelumnya menjadi penopang utama penguatan IHSG. Tekanan pada sektor perbankan dan komoditas turut memberikan kontribusi signifikan terhadap koreksi indeks.

Ketiga, investor masih menantikan rilis sejumlah data ekonomi domestik penting dalam waktu dekat. Situasi ini membuat pelaku pasar cenderung menahan pembelian dan memilih menunggu kepastian arah ekonomi, terutama terkait pertumbuhan dan stabilitas inflasi.

Secara teknikal, koreksi IHSG hari ini dinilai masih dalam batas wajar sebagai bagian dari konsolidasi setelah reli panjang. Level psikologis 8.000 menjadi area support penting yang akan diuji pada perdagangan berikutnya.

Analis pasar memperkirakan pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi oleh sentimen global, arus dana asing, serta respons investor terhadap data ekonomi domestik dan kebijakan pemerintah.

BACA JUGA:   Perusahaan Ini Beli Properti Berkat Dana IPO

Dengan aktivitas transaksi yang tetap tinggi, pasar dinilai masih memiliki peluang untuk kembali menguat apabila sentimen positif kembali terbentuk dalam beberapa hari mendatang.

(Sumber Data AI)

Tags: ihsgindeks
Previous Post

TOP BUMD Awards 2026: BPR Samudera Fokus Garap UMKM, Kinerja Keuangan Terus Membaik

Next Post

Hamawas Gelar Kegiatan Apel dan Donor Darah pada Bulan K3

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR