Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan alias Jakarta Composite Index (JCI) di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan naik hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (11/02/2026), memperlihatkan judul JCI Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Selasa (10 Februari). Dow +0,10%, S&P 500 -0,33%, dan Nasdaq -0,59%. S&P 500 berakhir lebih rendah di tengah data penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan dan kekhawatiran investor tentang dampak kecerdasan buatan pada sektor keuangan. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 1,33% (-0,056%) menjadi 4,145%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,01% menjadi 96,85.
Pasar komoditas juga ditutup lebih rendah pada hari Selasa (10 Februari). Minyak mentah WTI turun 0,47% menjadi USD 64,14/bbl, minyak mentah Brent turun 0,35% menjadi USD 68,80/bbl, batu bara turun 1,06% menjadi USD 116,25/ton, CPO turun 1,56% menjadi MYR 4.160/ton, dan emas turun 0,64% menjadi USD 5.025/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (10 Februari). Hang Seng naik 0,58%, Nikkei melonjak 2,28%, dan Shanghai naik 0,13%.
JCI naik 1,24% menjadi 8.131,74, dengan penjualan bersih asing sebesar IDR 708,1 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 917,5 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih Rp 209,4 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di BUMI (Rp 483,1 miliar), BBCA (Rp 328 miliar), dan DEWA (Rp 145,6 miliar), sementara pembelian bersih asing terbesar terlihat di BMRI (Rp 472,7 miliar), TLKM (Rp 122,6 miliar), dan UNTR (Rp 72,2 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah ASII, BMRI, dan CASA, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan lebih kecil adalah BYAN, BBCA, dan EMAS.
Pagi ini, KOSPI dibuka lebih tinggi (+0,19%) sementara Nikkei ditutup. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak lebih tinggi, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional,” demikian tertera di website.
