Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis (12/02/2026) menguat 26,27 poin atau setara 0,32 persen ke posisi 8.317,24. Sejalan dengan itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut naik 1,28 poin atau 0,15 persen ke level 843,23.
Pada awal sesi perdagangan, aktivitas transaksi terpantau cukup aktif. Volume perdagangan tercatat mencapai 812 juta saham yang berpindah tangan dengan nilai transaksi harian sebesar Rp742 miliar. Adapun frekuensi transaksi mencapai 58.214 kali, mencerminkan tingginya minat investor di awal perdagangan.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan ikut menguat dan tercatat sebesar Rp15.186 triliun. Kenaikan ini menunjukkan optimisme pelaku pasar yang masih terjaga, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang utama indeks.
Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan didorong oleh sejumlah faktor. Sentimen positif dari bursa regional Asia yang bergerak menguat turut memberikan dukungan. Selain itu, aksi beli investor pada saham-saham sektor energi, perbankan, dan konsumer juga menjadi pendorong utama kenaikan indeks.
Dari sisi domestik, optimisme pasar dipengaruhi oleh ekspektasi kinerja keuangan emiten yang solid serta stabilitas nilai tukar rupiah. Pelaku pasar juga mencermati pergerakan suku bunga global dan arah kebijakan moneter yang dapat memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.
Secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan di atas level support terdekat. Namun demikian, investor tetap mewaspadai potensi volatilitas seiring perkembangan sentimen global dan dinamika pasar menjelang penutupan perdagangan.
(Sumber data AI)
