Solok, BusinessNews Indonesia—Kepala Seksi Data dan Informasi Kepariwisataan Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan Kabupaten Solok Selatan, Belly Rozano, mengatakan bahwa Gunung Kerinci sangatlah cocok untuk menjadi destinasi wisata edu eco tracking.
“Juga dapat dimanfaatkan lembaga, instansi, dan kalangan swasta, untuk kawasan training bagi karyawannya untuk bisa menempa kemampuan agar bisa bertahan hidup di alam dengan tujuan bisa menciptakan sang pemimpin yang berkualitas,”kata dia di Solok (Sumatera Barat), belum lama ini, saat menerima kunjungan wartawan Majalah BusinessNews Indonesia.
Gunung Kerinci akan menjadi finis terakhir untuk peserta training edu wisata ini. Banyak track yang dapat dijadikan lokasi training dan pembelajaran di alam bebas.
“Seperti edukasi tentang flora dan fauna di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Lantas ada pula Danau Bontak dan puncak BRJ dengan kearifan masyarakat lokal dari suku Jawa yang akan dilalui,” kata dia.
Sedangkan track lainnya, ada Air Terjun Tansi 4 dan Air Terjun Kembar. “Kita juga bisa melalui track menggunakan sepeda gunung melewati hamparan perkebunan teh milik negara, The Liki,” ucap dia.
Belly menjelaskan, untuk menjelajah Gunung Kerinci, akan melalui kota Solok Selatan di Sumatera Barat dengan jarak tempuh 16 jam.
Peserta training edukasi ini akan didampingi olah para pemandu wisata Solok Selatan yang sudah berpengalaman dan bersertifikat puluhan tahun.
“Mereka ini sangat menguasai lokasi kawasan Gunung Kerinci dan TNKS.”
