Jakarta, TopBusiness – Kinerja gemilang PT LKM Arta Kerta Raharja (Perseroda) Kabupaten Tangerang membuktikan perannya sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang konsisten mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan UMKM. Melalui dukungan permodalan usaha, PT LKM Arta Kerta Raharja terus membantu pelaku usaha dalam mengembangkan dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil menyalurkan dukungan permodalan usaha mikro sebesar Rp24,5 miliar dalam bentuk kredit produktif. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp18,901 miliar.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terealisasi melampaui target, yakni mencapai 103,05%, yang menegaskan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Perseroan. Penyaluran kredit juga tumbuh signifikan menjadi Rp24,04 miliar, dengan tetap dijalankan secara selektif dan prudent sesuai prinsip kehati-hatian.
Sementara itu, total aset mencapai Rp45,96 miliar atau 97,90% dari target, mencerminkan konsistensi dalam pelaksanaan strategi pertumbuhan perusahaan.
Realisasi kredit produktif mencapai Rp21,33 miliar, tumbuh 25,27% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha masyarakat serta semakin besarnya kepercayaan pelaku UMKM terhadap layanan PT LKM Arta Kerta Raharja (Perseroda) sebagai penyedia pembiayaan yang dekat, mudah diakses, dan memahami karakter usaha mikro.
Selain dari sisi nilai pembiayaan, dampak nyata juga terlihat dari penambahan jumlah rekening kredit yang meningkat signifikan. Bertambahnya jumlah debitur menunjukkan semakin luasnya jangkauan layanan Perseroan, sekaligus memperluas akses keuangan formal bagi keluarga pelaku UMKM yang sebelumnya masih bergantung pada pembiayaan informal.
Dengan komposisi kredit yang didominasi sektor produktif berbasis UMKM, PT LKM Arta Kerta Raharja (Perseroda) berhasil membangun portofolio pembiayaan yang sehat sekaligus berdampak sosial. Strategi ini memperkuat ekonomi rumah tangga, mendorong pertumbuhan usaha lokal, dan menciptakan fondasi kinerja usaha yang solid serta bernilai bagi pembangunan daerah.
Total aset mencapai Rp45,96 miliar, tumbuh 17,71% dan mendekati target rencana kerja. Hal ini mencerminkan efektivitas pengelolaan aset serta konsistensi pelaksanaan strategi pertumbuhan yang sehat.
Strategi Bisnis 2026: Proyeksi Pertumbuhan Berkelanjutan
Direktur Utama PT LKM Arta Kerta Raharja, R. Deny Hikmat, menjelaskan bahwa Perseroan memproyeksikan pertumbuhan usaha yang kuat dan berkelanjutan pada tahun 2026. Hal ini ditopang oleh penguatan pembiayaan produktif, inovasi produk simpanan, serta perluasan layanan ke sektor ekonomi kerakyatan.
Pada akhir tahun 2026, aset diproyeksikan tumbuh 16,4% menjadi Rp54,67 miliar, seiring dengan pertumbuhan jumlah nasabah sebesar 9,54% menjadi 17.531 nasabah. Proyeksi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Perseroan.
Di sisi pendanaan, Perseroan memperkuat struktur dana melalui pertumbuhan deposito sebesar 19,73%. Selain itu, dilakukan inovasi produk Simpanan Tamasa Paket Taharoh (Haji & Umrah), perluasan kerja sama kelembagaan, digitalisasi layanan, serta program jemput bola di pasar tradisional dan komunitas berbasis keagamaan.
Dalam penyaluran dana, Perseroan menargetkan peningkatan pembiayaan sebesar 39,88% menjadi Rp35,61 miliar dengan 4.925 debitur. Target ini merupakan bagian dari strategi penguatan ekonomi mikro, penurunan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, serta perluasan layanan di 29 kecamatan Kabupaten Tangerang, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.
Hal tersebut disampaikan Deny Hikmat kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards pada Kamis, (13/02/2026) melalui jaringan zoom meeting.
Inovasi Digital untuk Peningkatan Layanan
Dalam rangka peningkatan pelayanan dan solusi bisnis internal, Perseroan telah menjalankan sistem LKM Kolektor dan LKM Marketing selama sekitar dua tahun. Sistem ini masih digunakan untuk transaksi pengajuan pinjaman dan setoran tabungan di luar kantor.
Manfaat dari inovasi ini adalah mempermudah transaksi nasabah melalui perangkat Android POS, yang sangat membantu meningkatkan efisiensi operasional bisnis serta menyediakan data yang akurat untuk analisis perusahaan.
“Performa bisnis kami sangat tangguh dan prudent. Kami terus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan di sektor produktif. Kami juga memberikan dukungan penuh kepada masyarakat agar tidak terjebak pada rentenir, bank emok, inang-inang, maupun bank keliling yang menghisap masyarakat. Kami terus mempersempit gerak mereka agar masyarakat semakin melek terhadap layanan LKM, sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian Kabupaten Tangerang,” tegas Deny.
