TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Data dan Kinerja TJ Tak bisa Diabaikan, BAJA: Insiden Koridor 13 Jadi Momentum Evaluasi, Bukan Sudutkan TJ

Editor
24 February 2026 | 09:02
rubrik: Ekonomi
Data dan Kinerja TJ Tak bisa Diabaikan, BAJA: Insiden Koridor 13 Jadi Momentum Evaluasi, Bukan Sudutkan TJ

Armada TransJakarta melaju di jalan layang. FOTO: Istimewa/Sindonews

Jakarta, TopBusiness – Barisan Jakarta (BAJA) melalui Ketua Umumnya, R. Lintang Fisutama, menegaskan dukungan penuh terhadap Transjakarta (TJ) sebagai sistem transportasi publik utama di wilayah Jabodetabek.

Menurut R. Lintang Fisutama, penilaian terhadap Transjakarta harus berbasis data dan capaian kinerja, bukan semata pada satu peristiwa.

“Kita harus objektif. Sistem sebesar Transjakarta melayani lebih dari 1,4 juta perjalanan setiap hari. Capaian dan kontribusinya terhadap Jakarta sangat besar,” tegasnya, dalam keterangan resminya yang diterima, dikutip Selasa (24/2/2026).

Sepanjang tahun 2025, Transjakarta mencatat 413 juta pelanggan, meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2022 dengan pertumbuhan rata-rata (CAGR) 29%. Tren kenaikan pelanggan terlihat konsisten pascapandemi:

Tahun 2018 (189 juta), 2019 (265 juta), 2020 (132 juta), 2021 (123 juta), 2022 (191 juta), 2023 (285 juta), 2024 (372 juta), dan 2025 (413 juta).

Dari sisi efisiensi, subsidi per pelanggan turun 14% dibandingkan 2022, meskipun terjadi kenaikan UMP rata-rata 5,17% per tahun dan inflasi rata-rata 2,7% per tahun. Hal ini menunjukkan pengelolaan operasional yang semakin efektif.

Tingkat kepuasan publik juga tinggi, dengan Indeks Kepuasan Pelanggan 4,4 dari 5,0 serta Net Promoter Score (NPS) 73%, yang menandakan mayoritas pelanggan puas dan bersedia merekomendasikan layanan Transjakarta.

Cakupan layanan kini menjangkau 92,4% populasi, dengan 233 rute dan 4.869 unit bus yang beroperasi. Dari sisi keselamatan, accident rate turun dari 0,55 pada 2022 menjadi 0,33 pada 2025 (turun sekitar 40%), sementara severity index berada di angka 0,00 sejak 2023 hingga 2025.

R. Lintang Fisutama menegaskan bahwa BAJA mendukung evaluasi dan peningkatan standar keselamatan secara berkelanjutan. Namun ia juga mengingatkan agar opini publik tetap proporsional.

BACA JUGA:   Atasi Backlog, BP Tapera Kolaborasi dengan Dirjen Dukcapil

“Transjakarta adalah tulang punggung mobilitas warga. Kritik harus konstruktif, tapi jangan sampai melemahkan kepercayaan terhadap transportasi publik yang sudah terbukti kinerjanya,” tutupnya.

Tags: insiden TJTJTranjakarta
Previous Post

Hari Ini, Buy Enam Saham Pilihan Ini: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, MBMA, dan VKTR

Next Post

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Menguat 31,97 Poin ke 8.428,05

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR