TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Direkomendasikan Naik, Saham MBMA, INET, COIN, AMMN, BUVA, dan BULL Jadi Pilihan Trading Hari Ini

Busthomi
17 March 2026 | 09:27
rubrik: Capital Market
Dengan BIONS, BNI Sekuritas Targetkan Penambahan Investor 30℅

Ilustrasi pergerakan saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 1.61%, tapi disertai dengan net buy asing ~178 Bn. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah EMAS, AADI, ARCI, BUMI dan PTBA.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi rebound hari ini.

“Dengan level Support IHSG diproyeksi di rentang 6950-7000 dan level Resist IHSG berada di kisaran 7080-7130,” ujar dia, dalam risetnya, Selasa (17/3/2026).

Trading Idea hari ini: MBMA, INET, COIN, AMMN, BUVA, dan BULL

  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 660-685, cutloss di bawah 660. Target dekat di 700-720.
  • INET Spec Buy dengan area beli di 238-248, cutloss di bawah 238. Target dekat di 256-262.
  • COIN Spec Buy dengan area beli di 1080-1120, cutloss di bawah 1060. Target dekat di 1160-1200.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 4450-4500, cutloss di bawah 4400. Target dekat di 4600-4750.
  • BUVA Spec Buy dengan area beli di 935-950, cutloss di bawah 900. Target dekat di 965-1010.
  • BULL Spec Buy dengan area beli di 316-322, cutloss di bawah 310. Target dekat di 330-338.       

Global Overnight Review

Wall Street Ditutup Naik, Saham AI Jadi Penguatan0 Utama. Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan Senin (16/3), didorong oleh kenaikan saham-saham teknologi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).

Sentimen pasar disebabkan oleh pelemahan harga minyak di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah. Indeks S&P 500 naik 1,01%, Nasdaq menguat 1,22% dan Dow Jones Industrial Average naik 0,83%.

Kenaikan pasar dipimpin oleh saham-saham teknologi, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan AI. Saham Meta Platforms melonjak 2,3%, dan saham Nvidia naik 1,6%.

BACA JUGA:   Saham BRI Agro: Potensi Terus Rally

Perusahaan manufaktur asal Taiwan, Foxconn, yang memproduksi server AI menggunakan chip Nvidia, juga merilis proyeksi pendapatan kuartalan yang kuat.

Selain itu, saham Micron Technology melonjak 3,7%. Saham Tesla juga naik 1,1% setelah CEO Elon Musk menyatakan proyek Terafab perusahaan untuk memproduksi chip AI akan diluncurkan dalam tujuh hari.

Di sektor lain, saham maskapai Delta Air Lines naik 3,5% dan operator kapal pesiar Norwegian Cruise Line Holdings melonjak 5,1%, terdorong oleh penurunan harga minyak. Saham perusahaan kripto Strategy Inc juga naik 5,6%.

Bursa Asia Bervariasi, Harga Minyak Melonjak karena Ketegangan Hormuz. Pasar saham Asia beragam pada Senin (16/3), seiring ketegangan di Teluk Persia yang membuat harga minyak tetap tinggi.

Kenaikan energi tersebut menambah tekanan pada inflasi global, mempersulit bank sentral untuk mengambil kebijakan baru minggu ini, kecuali kemungkinan kenaikan suku bunga tunggal.

Indeks Nikkei Jepang turun 0,13%, dan Topix melemah 0,50%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan meningkat 1,14%, sedangkan Kosdaq menurun 1,27%.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 1,45%, Taiex Taiwan turun 0,17% dan ASX 200 Australia melemah 0,39%.

Di sisi lain, pejabat tinggi AS dan China juga bertemu di Paris untuk membahas potensi kesepakatan di sektor pertanian, mineral kritis, dan perdagangan terkelola, yang nantinya akan menjadi pertimbangan Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping saat kunjungan AS ke Beijing.

Di bank sentral lain, sebagian besar diperkirakan akan menahan suku bunga, kecuali Reserve Bank of Australia yang kemungkinan menaikkan 0,25 poin menjadi 4,1% untuk menahan inflasi domestik. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Previous Post

Utang Luar Negeri RI Tumbuh Melambat

Next Post

IHSG Menguat Jelang Libur Panjang, Investor Cenderung Wait and See

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR