Jakarta, TopBusiness—House of Tugu Old Town Jakarta resmi terpilih dalam daftar World’s Greatest Places 2026 yang dirilis oleh Time Magazine, menjadikannya satu-satunya properti dari Indonesia yang masuk dalam kurasi global tersebut tahun ini.
“Pengakuan ini menempatkan House of Tugu di antara berbagai destinasi dunia yang dinilai menghadirkan pengalaman luar biasa sekaligus memiliki nilai budaya yang kuat,” kata Lucienne Anhar, co-owner Tugu Hotels and Restaurants Group, dalam keterangan yang diterima oleh Redaksi Majalah TopBusiness (17/3/2026).
Bagi keluarga Tugu, pengakuan ini memiliki arti yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar pencapaian dalam industri perhotelan. Penghargaan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan panjang untuk menjaga warisan budaya Indonesia yang semakin jarang ditemukan.
Perjalanan tersebut bermula pada tahun 1960-an ketika pendiri Tugu, Anhar Setjadibrata, melakukan perjalanan ke berbagai wilayah Nusantara. Dalam perjalanannya ia menyaksikan banyak artefak bersejarah yang terabaikan serta tradisi yang perlahan menghilang.
Ia kemudian mulai mengumpulkan benda-benda tersebut sebagai bentuk penyelamatan sejarah. Bersama istrinya, Wedya Julianti, langkah tersebut berkembang menjadi fondasi lahirnya Tugu yang berkomitmen menjaga identitas budaya Indonesia melalui sejarah yang tetap hidup.
Semangat tersebut kini diteruskan oleh Lucienne Anhar. “Kami tidak pernah memulai dengan tujuan membangun jaringan hotel dan restoran. Yang ingin kami lakukan adalah menjaga kisah tentang masyarakat Indonesia agar tetap dikenang melalui ruang, artefak, dan pengalaman yang dapat dirasakan oleh para pengunjung,” ungkap dia.
