TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PDC Perkuat CSR Berbasis ESG untuk Dukung Bisnis Energi Berkelanjutan

Albarsyah
30 March 2026 | 14:55
rubrik: Event
PDC Perkuat CSR Berbasis ESG untuk Dukung Bisnis Energi Berkelanjutan

Jakarta, TopBusiness – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung keberlanjutan industri energi, baik minyak dan gas (migas) maupun energi baru terbarukan (EBT).

Sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang jasa penunjang industri migas, PDC menempatkan program pengembangan masyarakat (PPM) sebagai bagian integral dari operasional perusahaan. Fokus utama diarahkan pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penciptaan nilai sosial berkelanjutan di wilayah operasional.

Asisten Manager Legal & Compliance PDC, Jinoko Simbolon, menjelaskan bahwa implementasi CSR perusahaan mengedepankan prinsip ESG, khususnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah Mari Kelola Jelantah Kita (MALIKA). Program ini berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah dari kegiatan Food & Lodging Services (FLS) milik perusahaan menjadi produk bernilai guna seperti sabun cair, sabun batang, dan lilin aromaterapi.

“Program MALIKA tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Ini merupakan implementasi ekonomi sirkular yang sejalan dengan prinsip ESG,” ujar Jinoko dalam presentasi kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2026, Senin (30/3/2026).

Program yang dilaksanakan di Desa Buluh Manis dan Desa Petani, wilayah kerja Ring 1 Duri Bengkalis, Riau ini melibatkan 30 peserta pelatihan sejak Juli 2025. Hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 181,5 liter minyak jelantah telah berhasil diolah.

Dari sisi produksi, satu liter minyak jelantah mampu menghasilkan sekitar 20 lilin aromaterapi ukuran 300 ml, 30 botol sabun cair ukuran 200 ml, serta 7–8 batang sabun padat ukuran 250 gram. Selain memberikan keterampilan baru, program ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.

BACA JUGA:   Terapkan GRC Agile dan Adaptif, PT Atome Finance Sukses Hadirkan Risk Underwriting sebagai Business Enabler

Tak hanya itu, PDC juga menjalankan program Tempesantren, yaitu revitalisasi rumah produksi tempe berbasis pesantren yang dilengkapi pelatihan teknis produksi higienis dan manajemen usaha. Program ini dilaksanakan di Kecamatan Kroya, Indramayu, Jawa Barat.

Melalui Tempesantren, PDC mendorong penerapan standar higienis dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), termasuk pembaruan sarana prasarana serta fasilitasi sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat dan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi pesantren dan warga sekitar,” jelas Jinoko.

Menariknya, kedua program tersebut juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Produk hasil olahan MALIKA dimanfaatkan sebagai souvenir perusahaan, sementara produk tempe dari Tempesantren digunakan untuk mendukung kebutuhan bahan baku lini bisnis catering FLS.

Dalam pelaksanaannya, PDC memastikan seluruh program CSR berjalan secara transparan dan akuntabel. Setiap mitra kerja diwajibkan menandatangani komitmen kepatuhan, serta tersedia mekanisme pelaporan jika terjadi pelanggaran.

Selain pelatihan, perusahaan juga memberikan dukungan modal usaha kepada peserta, khususnya kelompok disabilitas. Proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan program tepat sasaran. PDC juga melakukan monitoring dan pendampingan berkelanjutan, termasuk membantu aspek branding, sertifikasi halal, hingga pemasaran.

“Atas kinerja tersebut, PDC berhasil meraih berbagai penghargaan, antara lain Anugerah CSR IDX Channel kategori Social Development Initiatives, TOP CSR Awards 2024 dan 2025 dengan predikat Star 4, serta TJSL & CSR Award 2025 untuk Pilar Sosial dan Ekonomi,” tambahnya.

Di bidang tata kelola perusahaan, PDC juga meraih TOP GRC Awards 2025 Star 5 (Excellent) serta penghargaan The Most Committed GRC Leader yang diberikan kepada Direktur Utama Faried Iskandar Dozyn. Selain itu, perusahaan juga mendapatkan pengakuan dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT).

BACA JUGA:   Judul Presentasi BPRS Patriot Serupa dengan Visinya

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PDC menunjukkan bahwa implementasi CSR berbasis ESG tidak hanya memberikan dampak sosial dan lingkungan, tetapi juga menciptakan shared value yang memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan.

Tags: pdc
Previous Post

Lewat Program CSR Bumiloka, Merdeka Tsingshan Indonesia Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Next Post

WIKA Beton Bukukan Laba Rp40,02 Miliar Tahun Buku 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR