Jakarta, TopBusiness — Riset harian yang dirilis oleh Mandiri Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dikoleksi investor pada perdagangan Kamis (2/4/2026), di tengah kondisi pasar yang masih dipengaruhi dinamika global dan pergerakan harga komoditas.
Dalam laporan Investor Digest 2 April 2026, beberapa saham yang memperoleh rekomendasi buy antara lain Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Merdeka Copper Gold (MDKA), Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA), serta MNC Digital Entertainment (MNCN).
Untuk saham INTP, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga Rp9.380 per saham dari posisi harga Rp5.325. Penurunan biaya kas per ton sepanjang 2025 menjadi katalis positif, didukung efisiensi energi yang terus berlanjut meskipun terdapat potensi tekanan dari kenaikan harga bahan bakar dan batu bara akibat tensi geopolitik di Timur Tengah.
Sementara itu, saham MDKA juga direkomendasikan buy dengan target harga Rp3.200 dari harga Rp3.140. Prospek positif pada 2026 ditopang oleh perkembangan proyek Pani Gold Mine yang telah memulai penjualan emas pertama pada Maret 2026, dengan panduan produksi tahun ini sekitar 100–115 ribu ounce. Selain itu, segmen nikel diperkirakan semakin kuat seiring penurunan biaya produksi dan peningkatan operasi HPAL.
Rekomendasi buy juga diberikan pada MIKA dengan target harga Rp2.900 dari harga Rp2.110. Manajemen memperkirakan pertumbuhan pendapatan dua digit pada 2026 dengan margin EBITDA sekitar 38,8–39,5%, didorong oleh perbaikan case mix serta ekspansi pusat layanan unggulan.
Adapun saham MNCN dinilai menarik dengan target harga Rp1.300 dari posisi Rp220. Mandiri Sekuritas menilai pertumbuhan laba perusahaan masih terjaga berkat disiplin pengendalian biaya meskipun pendapatan iklan masih mengalami tekanan akibat kompetisi dari platform digital dan melemahnya belanja iklan FMCG.
Secara umum, Mandiri Sekuritas mencatat bahwa pasar saham domestik masih menghadapi ketidakpastian global, namun sejumlah emiten tetap memiliki fundamental yang solid sehingga memberikan peluang akumulasi bagi investor.
Pada perdagangan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.184,44 atau naik 1,93% dengan nilai transaksi mencapai Rp15,82 triliun.
Selain saham-saham tersebut, riset Mandiri Sekuritas juga mencantumkan berbagai emiten lain dengan rekomendasi buy di berbagai sektor, termasuk perbankan, konsumer, infrastruktur, hingga komoditas, yang dinilai masih memiliki potensi kenaikan harga seiring prospek kinerja ke depan yang positif.
