TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT GEABH Bangun Pabrik Melamin di KEK Gresik, Investasi Capai Rp 10,2 Triliun

Nurdian Akhmad
9 April 2026 | 14:10
rubrik: Business Info
PT GEABH Bangun Pabrik Melamin di KEK Gresik, Investasi Capai Rp 10,2 Triliun

Jakarta, TopBusiness – Indonesia mulai membangun pabrik melamin pertama dan terbesar di dalam negeri yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat program hilirisasi industri kimia nasional.

Nilai investasi yang masuk mencapai sekitar US$600 juta atau setara Rp10,2 triliun. Pabrik tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi melamin hingga 120.000 ton per tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal II tahun 2027.

Proyek ini dikembangkan oleh PT GEABH Joint Technology dengan proses produksi yang terintegrasi. Gas alam akan diolah menjadi amonia, kemudian diproses menjadi urea hingga menghasilkan produk turunan bernilai tambah seperti melamin dan amonium nitrat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan industri yang lebih besar di kawasan tersebut.

“Proyek ini merupakan bagian dari rencana pengembangan yang lebih besar di KEK Gresik dengan total nilai investasi yang diproyeksikan mencapai sekitar USD 600 juta. Hal ini mencerminkan komitmen kuat kita dalam mempercepat hilirisasi industri dan menciptakan industri bernilai tambah tinggi di dalam negeri,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Pengembangan pabrik ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 yang menempatkan hilirisasi industri dan penguatan kawasan ekonomi khusus sebagai prioritas pembangunan nasional.

Secara nasional, kinerja kawasan ekonomi khusus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, realisasi investasi kumulatif di berbagai KEK mencapai Rp336 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 249 ribu orang.

Khusus untuk Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, kontribusi investasinya telah mencapai Rp105,4 triliun atau sekitar 31 persen dari total investasi KEK secara nasional.

BACA JUGA:   Kabin Camping dengan IoT Ini Hadir di 3 Lokasi Wisata

Airlangga menegaskan sektor manufaktur masih menjadi pilar utama perekonomian nasional. Pada 2025, sektor ini berkontribusi sebesar 19,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

“Pada tahun 2025, sektor manufaktur berkontribusi sebesar 19,07% terhadap PDB Indonesia dan menjadi penggerak utama pertumbuhan di berbagai kawasan industri,” katanya.

Masuknya investasi baru tersebut juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat manufaktur nasional. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut wilayahnya memiliki kontribusi besar terhadap industri nasional.

“Jawa Timur merupakan salah satu pusat manufaktur utama di Indonesia, dengan kontribusi hampir seperempat dari total output manufaktur nasional. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk terus menjaga momentum keunggulan kompetitif ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan KEK Gresik mendapat dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun kebijakan yang mendorong pertumbuhan industri.

“Kawasan Ekonomi Khusus Gresik juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia, baik dari sisi infrastruktur maupun kebijakan yang mendorong berkembangnya industri di kawasan ini,” kata Emil.

Selain memperkuat hilirisasi industri kimia, proyek pabrik melamin ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor bahan baku kimia, memperkuat rantai pasok domestik, serta membuka peluang lapangan kerja baru di sektor industri.

Tags: KEK GresikPT GEABH Joint Technology
Previous Post

RI Siap Ekspor Pupuk, Sejumlah Negara Antre Pasokan Urea

Next Post

Sambu Group Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir Lewat Program CSR Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR