Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan naik hari ini.
Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Kamis (16/4/2026) menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Naik Hari Ini.
Pasar AS sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (15 April): Dow -0,15%, S&P 500 +0,80%, dan Nasdaq +1,59%. Kemarin, Wall Street sebagian besar ditutup lebih tinggi dengan S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor baru, didukung oleh kenaikan saham teknologi dan optimisme atas de-eskalasi AS-Iran. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun meningkat 0,84% menjadi 4,283%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,07% menjadi 98,06.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Rabu (15 April): minyak mentah WTI naik 0,01% menjadi USD 91,29/bbl, minyak mentah Brent naik 0,15% menjadi USD 94,93/bbl, batu bara turun 2,57% menjadi USD 124,95/ton, CPO turun 0,40% menjadi MYR 4.472/ton, dan emas turun 1,05% menjadi USD 4.791/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (15 April): Hang Seng naik 0,29%, Nikkei melonjak 0,44%, dan Shanghai naik 0,01%.
JCI turun 0,68% menjadi 7.623,59, dengan penjualan bersih asing sebesar IDR 1.164,0 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 1.225,7 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih Rp 61,7 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di BBRI (Rp 706,5 miliar), BBCA (Rp 263,8 miliar), dan BUMI (IDR 193,5 miliar), sementara pembelian bersih asing terbesar terlihat di ASII (Rp 172,0 miliar), CUAN (Rp 109,0 miliar), dan MDKA (Rp 67,4 miliar). Pergerakan utama terjadi pada ASII, DSSA, dan MDKA, sementara pergerakan yang tertinggal terjadi pada BBCA, SRAJ, dan BBRI.
Pagi ini, baik KOSPI (+1,13%) dan Nikkei (+1,25%) dibuka lebih tinggi. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan naik karena sentimen positif di pasar regional dan global,” demikian hasil riset.
