TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inovasi Sosial INNDESA dari PLN IP UBP Adipala Jadi Motor Penggerak Pembangunan Desa Mandiri Berkelanjutan

Irawan Djoko Nugroho
30 April 2026 | 08:47
rubrik: CSR, Event
Inovasi Sosial INNDESA dari PLN IP UBP Adipala Jadi Motor Penggerak Pembangunan Desa Mandiri Berkelanjutan

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala terpilih menjadi nominator TOP CSR Awards 2026. Sebagai bagian dari perusahaan pembangkit listrik nasional yang berlokasi di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, PT PLN Adipala mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP CSR Awards 2026, (24/4/2026).

Hadir dalam Penjurian, Manager Administrasi, Alin Kurniawan Purwanindita; Community Development Officer, Ayu Widyaningrum; Community Development Officer, Adinda Aulia; dan Staff Humas, Laila Gian. Selain itu, Assitant Manager Umum, Taufik Hidayanto serta Officer CSR Humas dan Keamanan, Jofan NF Sanyoto. Dalam Penjurian, Alin Kurniawan Purwanindita menyatakan jika UBP Adipala tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance).

Dalam melaksanakan program CSR yang telah dijalankan, perusahaan dicatat menyelaraskannya dengan 3 kebijakan. Pertama, Prinsip ISO 26000. Kedua, Agenda sustainability dan circular economy. Ketiga, Target transisi rendah karbon dan zero waste. 

“Pendekatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan bahwa program CSR tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang yang menciptakan shared value antara perusahaan dan masyarakat,” kata Alin Kurniawan Purwanindita.

Hadirkan Kolaborasi dan Inovasi

Sebelum menghadirkan semua program CSR yang dilaksanakan, PT PLN Adipala dicatat menghadirkan strategi mengintegrasikan Global-Lokal, melakukan Kolaborasi dan Inovasi dalam setiap implementasi CSR yang dilaksanakan, melakukan monitoring berbasis outcome, serta melakukan evaluasi berkala dan perbaikan berkelanjutan. Selain itu, perusahaan juga menerapkan exit strategy bertahap (phaseover, phasedown, phaseout) untuk memastikan kemandirian masyarakat.

Dalam menghadirkan strategi mengintegrasikan Global-Lokal sebagai contohnya, CSR PT PLN Adipala dicatat menggabungkan pendekatan global: ESG, circular economy, dan efisiensi sumber daya dengan pendekatan lokal: kearifan pertanian tradisional, gotong royong, dan penguatan kelembagaan desa. Perusahaan kemudian melakukan social mapping guna merancang solusi berbasis integrasi sektor dan inovasi teknologi.

BACA JUGA:   Menilik Apiknya ‘Kaliandra’, CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan

Pada Kolaborasi dan Inovasi dalam setiap implementasi CSR yang dilaksanakan, PT PLN Adipala diantaranya melaksanakan CSR melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan: Masyarakat (petani, peternak, kelompok wanita tani), Pemerintah daerah, Akademisi, Perusahaan, serta NGO dan media. Di samping itu, Perusahaan juga melakukan pendekatan implementasi yang meliputi: Perencanaan partisipatif melalui FGD dan musyawarah desa, Pelatihan dan pendampingan intensif, serta uji coba lapangan (pilot project) sebelum replikasi.

Program-Program CSR Unggulan PT PLN Adipala

Banyak program-program CSR yang telah dilaksanakan PT PLN Adipala. Program tersebut diantaranya adalah INNDESA dan Maju Bersama Parang Nusakambangan. INNDESA adalah program CSR yang berfokus mengintegrasikan pertanian terpadu dan ekonomi sirkular dengan pemanfaatan limbah menjadi sumber daya produktif, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Program ini dilaksanakan pada tahun 2025.

Sementara itu Maju Bersama Parang Nusakambangan adalah program CSR yang berfokus pada penguatan ekonomi lokal melalui batik khas Cilacap berbasis pelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Program ini dilaksanakan pada tahun 2024.

Kedua program CSR tersebut diangkat PT PLN Adipala menjadi program CSR unggulan perusahaan, selain karena keduanya merupakan program inovasi sosial juga karena memiliki keterkaitan dengan bisnis berkelanjutan.

INNDESA Program Inovasi Sosial PT PLN Adipala

Program inovasi sosial INNDESA (Inovasi Nusantara Desa Integratif Pangan) merupakan program yang mengintegrasikan: Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pengolahan hasil pangan dalam satu ekosistem berbasis: Zero waste, Circular economy, dan Pemanfaatan limbah menjadi sumber daya produktif. Kunci inovasi program unggulan ini ada 3. Pemanfaatan FABA (Fly Ash Bottom Ash), Smart Cultiva (IoT Pertanian), dan Sistem Pertanian Terintegrasi.

BACA JUGA:   PLN UIP Maluku dan Papua Usung Program Electrifying Agriculture - Smart Farming Melalui Irigasi Sprinkler Otomatis

Pada pemanfaatan FABA, limbah PLTU diolah menjadi produk bernilai seperti: SilashGro (pembenah tanah) dan Material budidaya. Pada Smart Cultiva (IoT Pertanian), dihadirkan: sistem penyiraman otomatis, efisiensi air dan energi, serta adaptif terhadap kekeringan. Dan pada Sistem Pertanian Terintegrasi, dilakukan pengubahan limbah pertanian menjadi pakan ternak, pengubahan kotoran ternak menjadi pupuk organik, serta pengubahan sekam menjadi biofilter.

Banyak dampak dan pencapaian program CSR unggulan INNDESA yang berhasil dibukukan PT PLN Adipala. Baik itu misalnya, Dampak Lingkungan, Dampak Ekonomi, dan Dampak Sosial.

Dalam Dampak Lingkungan, program CSR unggulan ini berhasil membentuk sistem zero waste desa, mengurangi limbah FABA dan limbah organik, meningkatkan kualitas tanah melalui pupuk organik dan SilashGro, serta menghadirkan efisiensi penggunaan air dan energi melalui teknologi IoT.

Dalam Dampak Ekonomi, program CSR unggulan ini berhasil meningkatkan produktivitas pertanian hingga 10%, melakukan  efisiensi biaya produksi petani, melakukan penguatan ekonomi lokal berbasis agribisnis, dan menciptakan nilai tambah dari limbah. Sementara itu pada Dampak Sosial, berlangsungnya regenerasi petani melalui 10 petani milenial, hadirnya pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT), adanya penguatan kelembagaan kelompok tani, dan hadirnya peningkatan kemandirian masyarakat desa.

Selain itu, program CSR unggulan INNDESA bahkan berhasil menorehkan capaian strategis. Seperti misalnya, menjadi desa percontohan integratif pangan pertama di Kabupaten Cilacap, mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB 1, 2, 5, 8, 12, 13), serta meningkatkan ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

“Program CSR INNDESA membuktikan bahwa pendekatan berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan mampu menciptakan dampak nyata. INNDESA menjadi contoh nyata bagaimana CSR dapat bertransformasi dari sekadar program sosial menjadi motor penggerak pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkas Alin Kurniawan Purwanindita.

Tags: PLN IP UBP AdipalaTOP CSR Awards 2026
Previous Post

Dari Tambang ke Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Cara Petrosea Jadikan CSR sebagai Pengungkit Bisnis Berkelanjutan

Next Post

Masih Rawan Koreksi, Analis Sarankan Saham Ini: MAPI, AKRA, ELSA, EMAS, FORE, dan TINS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR