TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menteri Dody Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Albarsyah
6 May 2026 | 22:00
rubrik: Business Info
Menteri Dody Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Jakarta, TopBusiness – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Rabu (6/5/2026), guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target agar dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru Juli 2026.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody didampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, serta Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Menteri Dody mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya terus dipercepat agar penyelesaian pekerjaan tetap sesuai jadwal.

“Per kemarin sore, saya koordinasi sudah sekitar 9 persen. Jadi mudah-mudahan sampai 20 Juni selesai. Mungkin ada beberapa yang belum selesai tuntas, dan sudah saya sampaikan agar rumput untuk lapangan bola segera disemai karena itu memakan waktu cukup lama dan tidak bisa mendadak. Tapi overall bagus,” kata Menteri Dody dalam rilis PU.

Menurut Menteri Dody, pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya terus dikejar dengan target progres harian minimal 2 persen agar pekerjaan dapat segera diselesaikan.

“Jadi untuk Sekolah Rakyat di Dharmasraya ini kita kejar. Mudah-mudahan per hari bisa minimal 2 persen. Kalau misalnya per hari nggak bisa mencapai 2 persen karena hujan atau lainnya. Besoknya saya minta untuk di catch up. Jadi, kalau hari ini ketinggalan setengah persen, berarti besoknya mesti 2,5 persen. Karena adik-adik kita yang sekarang masih berada di Sekolah Rakyat Rintisan harus bisa masuk ke sekolah yang baru pada Tahun Ajaran Baru Juli 2026,” tegas Menteri Dody.

Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat, mulai dari Satgas Percepatan SR Tahap 2, tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, hingga kontraktor pelaksana yang terus memastikan progres harian dan kesiapan material di lapangan.

BACA JUGA:   Minat Jepang Investasi dalam Pembangunan IKN

“Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, Satgas Percepatan SR Tahap 2 bekerja dengan baik. Koordinasinya bagus. Kontraktor juga bergerak cepat. Semua bekerja sama untuk memastikan progres harian berjalan baik termasuk kesiapan material,” tambah Menteri Dody.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang seperti asrama, tempat makan, rumah ibadah, fasilitas olahraga, lapangan sepak bola, hingga lapangan atletik. Seluruh kebutuhan pendidikan siswa, termasuk seragam dan buku, juga ditanggung oleh pemerintah.

Pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan melalui Kementerian PU sebagai bagian dari dukungan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Jadi, sebetulnya ini adalah ide mulia Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan agar kemiskinan ekstrim dapat segera dihapuskan dari Indonesia. Sesuai juga dengan semboyan PU 608. Dan penghapusan kemiskinan ekstrim itu paling mudah melalui sekolah. Tidak ada cara lain. Di samping itu juga untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” terang Menteri Dody.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung penuh percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan pembangunan tambahan 7 Sekolah Rakyat pada tahun depan dengan luas kawasan rata-rata 8–10 hektar,” kata Wagub Vasko.

Tags: Kementerian PUKementerian PUPR
Previous Post

BP BUMN Dorong Peningkatan Layanan Digital Telkomsel untuk Memperkuat Konektivitas Nasional

Next Post

Saham ELSA, MINA, EMAS, VKTR, DEWA, dan ADMR Direkomendasikan Hari Ini, Cek Spek Buy-nya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR