Jakarta, TopBusiness – PT Pan Brothers Tbk (IDX: PBRX) tengah menyiapkan program baru bertajuk Sarana Spiritual Industrial Religion sebagai bagian dari penguatan budaya perusahaan dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbasis keberlanjutan.
Program tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan kerja yang tidak hanya produktif secara bisnis, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan moral yang kuat di kalangan karyawan.
HRM General Manager Pan Brothers, Nurdin Setiawan, mengatakan perusahaan memandang aspek spiritual sebagai bagian penting dalam membangun keberlanjutan bisnis jangka panjang, terutama bagi perusahaan padat karya yang menyerap ribuan tenaga kerja.
“Saat ini kami sedang mencoba membuat sebuah program bernama Sarana Spiritual Industrial Religion. Program ini mengarah pada bagaimana perusahaan dapat menghadirkan sarana-sarana yang membuat lebih banyak karyawan mendoakan perusahaan ini dari sisi spiritual,” ujar Nurdin saat penyampaian closing statement dalam penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dikutip Jumat (8/5/2026).
Sebagai salah satu perusahaan apparel terbesar di Indonesia, Pan Brothers memiliki delapan fasilitas produksi di Pulau Jawa dengan jumlah pekerja lebih dari 22 ribu orang. Perseroan juga memproduksi berbagai jenis garment untuk pasar ekspor ke Asia, Amerika, Eropa, Australia, hingga Selandia Baru dengan kapasitas produksi mencapai 111 juta pieces per tahun.
Nurdin menjelaskan, pendekatan spiritual tersebut lahir dari keyakinan perusahaan bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh logika ekonomi dan strategi operasional, tetapi juga nilai moral dan keyakinan yang dijalankan seluruh insan perusahaan.
“Hal itu menjadi penting karena kami berpikir bukan hanya berbicara soal logika dan bisnis, tetapi juga bagaimana ada keyakinan bahwa setiap langkah yang dilakukan selalu dilihat oleh Tuhan,” katanya.
Menurut dia, perusahaan ingin menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga mampu membangun ketenangan, rasa syukur, dan kebersamaan di antara karyawan. Program tersebut nantinya akan dikembangkan melalui berbagai sarana dan aktivitas yang mendukung penguatan spiritual di lingkungan kerja.
Selain penguatan aspek spiritual, Pan Brothers juga terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui berbagai program CSR dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Sebagai perusahaan padat karya, Pan Brothers menilai penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu kontribusi nyata perusahaan bagi perekonomian nasional.
“Kami adalah perusahaan padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja. Karena itu kami ingin terus berkontribusi kepada bangsa ini, paling tidak bagaimana bisa membantu mengurangi angka pengangguran,” ujar Nurdin.
Dalam implementasi CSR, Pan Brothers menjalankan sejumlah program unggulan seperti BISMA atau Bina Desa Mandiri, pelatihan menjahit untuk masyarakat dan UMKM, hingga Disability Empowerment yang memberikan kesempatan kerja dan pelatihan bagi penyandang disabilitas.
Program-program tersebut tidak hanya diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mendukung penguatan rantai pasok industri garment nasional yang berorientasi ekspor.
Pan Brothers juga aktif memperkuat implementasi ESG di seluruh lini operasional perusahaan. Sejak 2019, perusahaan secara rutin menerbitkan sustainability report dan menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan seperti penggunaan energi terbarukan, instalasi PLTS, kendaraan listrik operasional, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.
Dalam kesempatan tersebut, Nurdin juga mengapresiasi masukan dari dewan juri TOP CSR Awards yang dinilai menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program CSR, termasuk dalam aspek pengukuran dampak sosial atau Return on Social Investment (ROSI).
“Mungkin PR kami tahun ini adalah terkait ROSI. Kami berharap suatu saat bisa ada training dari tim juri kepada kami bagaimana mempersiapkan atau membuat ROSI yang bagus,” katanya.
Menurut dia, forum seperti TOP CSR Awards menjadi ruang pembelajaran penting bagi perusahaan untuk memperkuat implementasi keberlanjutan secara lebih terukur dan berdampak.
“Ini menjadi semangat dan spirit baru bagi kami. Penyelenggaraan ini luar biasa. Semoga bisa membawa manfaat bagi Pan Brothers, seluruh karyawan, dan masyarakat di sekitar perusahaan,” tutup Nurdin.
