Jakarta, TopBusiness – PT Bima Nusa Internasional memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui Gerakan Menanam Pohon Simbolis yang dilaksanakan di area Pit Susubang, PT Kideco Jaya Agung, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Senin (8/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan. Sebanyak 25 pohon ditanam sebagai simbol komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan upaya menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Momentum ini juga menjadi penegasan atas komitmen keberlanjutan perusahaan setelah sebelumnya PT Bima Nusa Internasional meraih penghargaan TOP CSR Awards, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan kinerja dan tata kelola program tanggung jawab sosial yang dinilai unggul.
Project Manager PT Bima Nusa Internasional, Nuswantoro Prasetya, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan sekaligus membangun kesadaran lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat.
”Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PT Bima Nusa Internasional dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kami ingin berkontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan,” ujar Nuswantoro.
Menurutnya, di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dan praktik ESG di sektor industri, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan bisnis berjalan sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan.
”Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan operasional berjalan selaras dengan upaya menjaga lingkungan, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan itu sendiri,” katanya.
Nuswantoro menjelaskan, program penanaman pohon tersebut merupakan implementasi nyata pilar lingkungan dalam program CSR perusahaan sekaligus mendukung penerapan ESG, khususnya aspek Environmental. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain melakukan penghijauan, PT Bima Nusa Internasional juga menjalankan berbagai program lingkungan lainnya, antara lain pengelolaan limbah secara bertanggung jawab, kampanye pengurangan sampah, efisiensi penggunaan energi dan air, hingga edukasi lingkungan bagi karyawan dan masyarakat sekitar.
Ia berharap pohon-pohon yang ditanam di kawasan Pit Susubang dapat memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
”Kami berharap pohon-pohon tersebut dapat memberikan manfaat ekologis, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga alam,” ujarnya.
Lebih lanjut, perusahaan menegaskan bahwa kegiatan penghijauan akan menjadi bagian dari program berkelanjutan yang terus dikembangkan pada masa mendatang.
”Perubahan besar dimulai dari langkah kecil, dan menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Nuswantoro.
Bagi PT Bima Nusa Internasional, keberhasilan meraih penghargaan TOP CSR Awards dan pelaksanaan penanaman pohon di area tambang bukan sekadar simbol kepatuhan terhadap regulasi. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan selaras dengan tuntutan ESG yang semakin menjadi perhatian investor maupun pemangku kepentingan industri.
