TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Intermediasi Perbankan Membaik

Achmad Adhito
20 April 2018 | 10:41
rubrik: Finance
Kondisi Sejumlah Negara Dukung Ekonomi Global

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Kondisi sistem keuangan tetap stabil disertai intermediasi perbankan yang membaik. Terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin pada rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi mencapai 23,1% dan rasio likuiditas (AL/DPK) sebesar 23,0% pada Februari 2018.

“Sementara itu, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) relatif tidak berubah sebesar 2,9% gross atau 1,3% net pada Februari 2018,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, melalui keterangan pers (19/4/2018).

Agusman mengatakan, transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial melalui jalur suku bunga juga terus berlangsung. Sejak awal periode pelonggaran kebijakan moneter hingga Februari 2018, suku bunga deposito dan kredit terus menurun masing-masing sebesar 203 bps dan 155 bps.

“Pertumbuhan kredit Februari 2018 tercatat sebesar 8,2% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,4% secara tahunan,” kata dia.

Pembiayaan ekonomi melalui pasar modal, seperti penerbitan saham (IPO dan rights issue), obligasi korporasi, dan medium term notes (MTN) terus mengalami peningkatan sebesar 14,3% secara tahunan pada Februari 2018, sejalan dengan program pendalaman pasar keuangan.

Sementara itu, Agusman menambahkan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada Februari 2018 tercatat 8,4% secara tahunan, relatif sama dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya.

“Sejalan dengan prakiraan sebelumnya, pertumbuhan kredit dan DPK akan lebih baik pada 2018. Masing-masing dalam kisaran 10,0-12,0% dan 9,0-11,0% secara tahunan.

BACA JUGA:   Ini Komposisi Direksi dan Komisaris Bank Syariah Indonesia Tbk
Previous Post

Tembus Rp 13.815 per Dolar AS, Rupiah Makin Terperosok

Next Post

Dibangun, Offloading LNG Kecil Pertama di RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR