Jakarta, TopBusiness – PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (IDX: PJHB) mempercepat ekspansi usaha melalui pembangunan tiga unit kapal Landing Craft Tank (LCT) yang ditargetkan selesai pada akhir 2026 ini.
Penambahan armada tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional Perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan industri logistik dan pelayaran domestik.
Menurut Direktur Utama PJHB, Go Sioe Bie, dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) lalu digunakan untuk pembangunan tiga unit kapal LCT guna mendukung ekspansi operasional PJHB.
Ketiga armada yang tengah dibangun tersebut masing-masing adalah LCT Cipta Jaya Harapan 77, LCT Cipta Jaya Harapan 88 dan LCT Cipta Jaya Harapan 99.
Persreoan sendiri merinci, hingga 30 April 2026, realisasi penggunaan dana IPO telah mencapai Rp75,1 miliar atau sebesar 47 persen dari total dana hasil penawaran umum yang mencapai Rp158,4 miliar. Sementara itu, dana yang belum direalisasikan tercatat sebesar Rp83,3 miliar.
“Pengembangan armada berjalan sesuai rencana. Target penyelesaian armada tambahan tersebut diharapkan bisa mendukung ekspansi usaha pada tahun ini,” tandas Go Sioe Bie, saat pelaksanaan Public Expose di Jakarta, dikutip Rabu (17/6/2026).
Menurut dia, “Manajemen optimistis terhadap prospek industri pelayaran domestik seiring meningkatnya kebutuhan transportasi laut, aktivitas logistik nasional, serta penguatan armada Perseroan.”
Dia juga menilai, kondisi geografis Indonesia memberikan peluang pertumbuhan yang besar bagi industri pelayaran tersebut.
“Sebagai negara kepulauan dengan pertumbuhan kebutuhan logistik yang terus meningkat, Indonesia memberikan peluang pasar yang besar bagi PJHB untuk mengembangkan armada, meningkatkan volume pengangkutan, dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham,” paparnya.
Saat ini, lanjut Go Sioe Bie, PJHB menjalankan kegiatan usaha di bidang penyewaan dan pengoperasian kapal untuk mendukung kegiatan logistik, distribusi alat berat, serta pengangkutan barang dan kontainer di wilayah Indonesia.
Fokus usaha PJHB meliputi penyewaan kapal (charter), pengangkutan logistik dan kontainer, pengangkutan alat berat, serta jasa pelayaran domestik.
Wilayah operasional PJHB tersebar di berbagai kawasan Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga wilayah Indonesia timur.
