Status kemitraan strategis ini diperkuat dalam Intel Workshop yang turut dihadiri Astra
International, di tengah momentum percepatan adopsi AI di sektor industri Indonesia.
Jakarta, TopBusiness – Alfabeta, perusahaan teknologi Indonesia yang berfokus pada solusi Artificial Intelligence (AI), Computer Vision, Internet of Things (IoT), dan Data Analytics, menegaskan posisinya sebagai pemain AI terdepan di Indonesia dengan menyandang status sebagai perusahaan AI & IoT Solution Partner resmi pertama Intel di Tanah Air. Pencapaian ini turut menjadi sorotan dalam Intel Workshop yang diselenggarakan bersama Astra International, di mana Alfabeta tampil sebagai salah satu pembicara yang membahas implementasi nyata AI di dunia industri.
Dalam sesi tersebut, Yuri Ardila, Chief Technology Officer (CTO) Alfabeta, menjelaskan bahwa tantangan terbesar transformasi digital saat ini bukan lagi pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kemampuan perusahaan mengubah data menjadi keputusan bisnis yang nyata.
“Banyak perusahaan sudah memiliki data, namun belum semuanya mampu mengubah data tersebut menjadi keputusan yang lebih cepat dan akurat. Di sinilah AI mulai memainkan peran penting,” ujar Yuri.
Rekam Jejak yang Diakui Intel secara Global
Status sebagai mitra resmi Intel ini bukan pencapaian baru, melainkan hasil dari rekam jejak panjang Alfabeta dalam ekosistem Intel. Alfabeta tercatat sebagai perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memperoleh pendanaan global Intel melalui program Pandemic Response Technology Initiative (PRTI), serta telah mengimplementasikan lebih dari 1.500 unit Intel NUC di berbagai lokasi di Indonesia untuk mendukung solusi Computer Vision berbasis Edge AI.
Di sisi performa, pemanfaatan teknologi Intel C++ Intrinsics (AVX2 dan AMX) pada infrastruktur Alfabeta tercatat mampu meningkatkan efisiensi komputasi hingga 50% dibandingkan sebelumnya — sebuah lompatan yang signifikan untuk kebutuhan pemrosesan AI skala enterprise maupun edge computing.
Solusi Computer Vision untuk Berbagai Sektor Industri
Memanfaatkan teknologi Intel sebagai fondasi performa, Alfabeta mengembangkan rangkaian solusi berbasis Computer Vision yang membantu pelaku industri melakukan otomatisasi operasional — mulai dari License Plate Recognition (LPR), Face Recognition, Visitor Management System, Passenger Counting, People Counting, hingga solusi analitik berbasis AI lainnya.
Saat ini, teknologi Alfabeta telah dipercaya oleh lebih dari 100 klien dengan lebih dari 50 proyek implementasi selama lebih dari satu dekade, mencakup sektor transportasi, kawasan komersial, perkantoran, hingga sistem pengelolaan parkir modern yang membutuhkan monitoring secara real-time.
“Kami percaya AI tidak hanya akan meningkatkan efisiensi perusahaan, tetapi juga membuka cara kerja baru yang lebih aman, lebih cepat, dan lebih cerdas. Fokus kami adalah menghadirkan teknologi AI yang mudah diimplementasikan dan memberikan nilai tambah nyata bagi dunia usaha,” tambah Yuri.
Mendorong Akselerasi AI di Asia Tenggara
Menurut Yuri, dengan dukungan ekosistem teknologi global seperti Intel, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan implementasi AI tercepat di Asia Tenggara. Partisipasi Alfabeta dalam Intel Workshop yang turut dihadiri Astra International ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara industri teknologi, pelaku usaha, dan berbagai sektor strategis dalam mempercepat transformasi digital nasional.
