TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat, Saham Perbankan dan Komoditas Pimpin Kenaikan

Agus Haryanto
3 July 2026 | 09:20
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (3/7/2026) dengan kenaikan 61,61 poin atau 1,07 persen ke posisi 5.806,17. Sejalan dengan itu, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham berkapitalisasi besar dan likuid turut menguat 6,97 poin atau 1,23 persen menjadi 572,46.

Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi menunjukkan sentimen positif dari pelaku pasar. Hingga beberapa menit setelah pembukaan, frekuensi perdagangan tercatat sekitar 101 ribu kali transaksi dengan volume mencapai sekitar 1,3 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp835 miliar. Jumlah saham yang menguat lebih banyak dibandingkan saham yang melemah, mencerminkan dominasi aksi beli sejak awal sesi perdagangan.

Penguatan IHSG terutama didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar yang memiliki bobot signifikan terhadap pergerakan indeks. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik ke kisaran Rp7.850 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat ke sekitar Rp3.780 per saham, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bergerak naik menuju Rp5.100 per saham.

Selain sektor perbankan, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga mencatatkan penguatan ke kisaran Rp8.900 per saham, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik ke sekitar Rp8.400 per saham. Kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar tersebut menjadi penopang utama laju IHSG pada awal perdagangan.

Dari sisi sektoral, saham-saham keuangan memimpin penguatan seiring kembali masuknya minat beli investor terhadap emiten perbankan besar. Sektor energi dan bahan baku juga bergerak positif didukung ekspektasi membaiknya prospek harga komoditas dan sentimen positif dari pasar global.

Analis menilai penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan merupakan kombinasi dari aksi technical rebound setelah tekanan jual dalam beberapa hari sebelumnya serta optimisme investor terhadap kondisi pasar regional yang bergerak menguat. Valuasi sejumlah saham unggulan yang dinilai semakin menarik turut mendorong investor melakukan akumulasi beli sejak awal sesi.

BACA JUGA:   Hari Ini IHSG Rawan Aksi Ambil Untung

Meski demikian, pergerakan IHSG sepanjang hari diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh perkembangan sentimen eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral global, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta fluktuasi harga komoditas dunia. Investor juga akan mencermati potensi aliran dana asing untuk melihat apakah penguatan pada pembukaan perdagangan dapat berlanjut hingga akhir sesi atau hanya menjadi penguatan teknikal jangka pendek.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Berikut, 2 Taktik Restart Industri Kecil Terdampak Bencana Sumatera

Next Post

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR