TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Kans Lanjutkan Rebound, Ini Enam Saham Berstatus Buy: BRPT, TPIA, BUMI, MINA, AMMN, dan CDIA

Busthomi
14 July 2026 | 08:13
rubrik: Capital Market
IHSG Masuk Area Hijau

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 1.92%, tapi masih disertai dengan net sell asing ~413 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, MAPI, ASII, TINS, dan DEWA.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas mengatakan, laju IHSG berpotensi naik kembali jika menembus 6050 dengan target di 6150 short term. Katalisnya adalah S&P tetapkan stable outlook untuk Indonesia.

“Dengan level Support IHSG berada di rentang 5970-6000 dan level Resist IHSG berada di kisaran 6100-6150,” sebut dia dalam risetnya, Selasa (14/7/2026).

Trading Idea hari ini: BRPT, TPIA, BUMI, MINA, AMMN, dan CDIA

  • BRPT Spec Buy dengan area beli di 1735-1750, cutloss di bawah 1720. Target dekat di 1780-1800.
  • TPIA Spec Buy dengan area beli di 1870-1890, cutloss di bawah 1870. Target dekat di 1920-1975.
  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 145-147, cutloss di bawah 140. Target dekat di 150-152.
  • MINA Spec Buy dengan area beli di 272-276, cutloss di bawah 270. Target dekat di 282-292.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 3700-3780, cutloss di bawah 3680. Target dekat di 3850-3900.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 625-635, cutloss di bawah 620. Target dekat di 645-660.

Global Overnight Review

Wall Street Terkoreksi, Trump Picu Lonjakan Harga Minyak. Indeks-indeks saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (13/7).

Sentimen pasar setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kembali blokade terhadap pengiriman kapal Iran melalui Selat Hormuz, menimbulkan lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.

Indeks S&P 500 turun 0,79%, Nasdaq Composite melemah 1,55%, dan Dow Jones Industrial Average berkurang 0,26%.

BACA JUGA:   Bursa Saham Melorot, Ini Kiat untuk Investor

Trump melalui platform Truth Social menyatakan AS kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran maupun pihak yang melakukan perdagangan dengan negara tersebut.

Ia juga menegaskan AS akan menjadi ‘penjaga Selat Hormuz’ dan akan mengenakan biaya sebesar 20% terhadap seluruh kargo yang melintasi jalur pelayaran strategis itu sebagai kompensasi atas biaya pengamanan. Pernyataan tersebut menyebabkan harga minyak terkoreksi.

WTI melonjak 9,4% (US$ 78/bbl), dan Brent melesat 9,6% (US$ 83/bbl). Sementara itu, saham SK Hynix yang diperdagangkan di AS anjlok 9% setelah sempat melonjak 13% pada debutnya.

Saham Micron Technology turun 4%, Sandisk melemah 12%, dan Seagate Technology turun 5%. Sementara itu, Advanced Micro Devices (AMD) terkoreksi 4% dan Intel turun 6%.

Bursa Asia Mixed, di Tengah Kenaikan Harga Minyak Usai Iran Tutup Selat Hormuz. Bursa saham di kawasan Asia beragam pada Senin (13/7), setelah konflik di kawasan Teluk semakin memanas.

Iran mengklaim telah menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak dunia, sehingga menimbulkan lonjakan harga minyak dan kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global.

Selain itu, investor kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed meningkat, menjelang kesaksian pertama Ketua Fed Kevin Warsh di hadapan Kongres pada Selasa waktu AS.

Pasar juga menantikan data inflasi AS periode bulan Juni yang akan dirilis Selasa, yang diperkirakan sedikit melambat dari level 4,2% karena sebelumnya harga bensin melemah.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 1,9% dan Topix turun 0,7%. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 9% dan Kosdaq melemah 4,5%.

Sedangkan, Hang Seng Hong Kong naik 0,16%, ASX 200 Australia bertambah 0,03% dan Taiex Taiwan menguat 0,06%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg).

Tags: rekomendasi sahamsahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

S&P Pertahankan Rating Kredit RI di ‘Stabil’, Ini Respons Gubernur BI

Next Post

IHSG Diproyeksikan Menguat, Didukung Peringkat Kredit Indonesia Tetap Stabil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR