TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Terus Melemah, BI Isyaratkan Naikkan BI Rate

Nurdian Akhmad
27 April 2018 | 10:43
rubrik: Finance
Stabilkan Rupiah, Diam-diam BI Gelontorkan Dolar AS

Gubernur BI Agus Marto Wardojo/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Bank Indonesia (BI) menegaskan tak akan membiarkan rupiah melemah terlalu dalam terhadap dolar AS. Untuk itu, BI akan berada di pasar guna intervensi. Selain itu, bank sentra Indonesia ini akan mempersiapkan second line of defense bersama dengan institusi eksternal terkait.

“Apabila tekanan nilai tukar terus berlanjut serta berpotensi menghambat pencapaian sasaran inflasi dan menganggu stabilitas sistem keuangan, BI siap mengubah suku bunga acuan atau BI 7 Day Repo Rate (BI7DRR) yang sudah bertahan di level 4,25% sejak September 2017,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Agus mengatakaan, pelemahan rupiah juga dialami mata uang lain. Itu merupakan imbas penguatan mata uang dollar AS terhadap hampir semua mata uang dunia setelah kenaikan yield US Treasury hingga mencapai 3,03%, tertinggi sejak tahun 2013. “Pelemahan rupiah tidak separah mata uang lainnya,” ucap dia.

Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI mencatat kurs rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ke level 13.930 pada Kamis (26/4). Nilai tukar itu melemah 42 poin dari sehari sebelumnya di angka 13.888. Dibandingkan penutupan tahun 2017, rupiah sudah melemah 2,74%.

Pelemahan rupiah masih lebih rendah dibandingkan yang terjadi pada ruppe India yang sudah melemah 4,4% sejak akhir tahun lalu hingga Kamis kemarin. Peso Philipina melemah 4,56% dan real Brasil melemah 4,88%.

Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI mencatat kurs rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ke level 13.930 pada Kamis (26/4). Nilai tukar itu melemah 42 poin dari sehari sebelumnya di angka 13.888. Dibandingkan penutupan tahun 2017, rupiah sudah melemah 2,74%.

BACA JUGA:   BI Dicap Terhebat Kelola Devisa di Asia Tenggara, Ini Indikatornya

Pelemahan rupiah masih lebih rendah dibandingkan yang terjadi pada ruppe India yang sudah melemah 4,4% sejak akhir tahun lalu hingga Kamis kemarin. Peso Philipina melemah 4,56% dan real Brasil melemah 4,88%.

Tags: bank indonesiabi
Previous Post

Produksi Naik, Laba Antam Kuartal I Melonjak 3.603%

Next Post

Sasar Ekspatriat, Tower I Kawana Golf Residence Sold Out

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR