TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Produksi Naik, Laba Antam Kuartal I Melonjak 3.603%

Nurdian Akhmad
27 April 2018 | 10:15
rubrik: Capital Market
Antam Gaet Runner Up Penghargaan Internasional

Sumber Foto: CDC Indonesia

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Sepanjang Kuartal I 2018, laba bersih PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak hingga 3.603 persen menjadi Rp 245,68 miliar dibandingkan laba bersih pada periode sama tahun lalu.

Peningkatan signfikan laba bersih perseroan didorong kenaikan penjualan bersih ANTM pada kuartal I 2018 yang naik 247% menjadi Rp 5,73 triliun dibandingkan dengan penjualan bersih pada kuartal I tahun lalu sebesar Rp 1,65 triliun.

“Penjualan emas menjadi penyumbang terbesar pendapatan ANTM di kuartal I tahun ini yang naik 71% menjadi Rp 4,09 triliun. Pertumbuhan penjualan emas seiring dengan pengembangan pasar domestik dan luar negeri dan inovasi pada produk logam mulia ANTM sehingga penjualan emas naik jadi 6.945 kg,” ujar Corporate Secretary Aprilandi H Setia, dalam siaran persnya, Jumat (27/4/2018).

Selan emas, volume penjualan feronikel juga meningkat 109% pada kuartal I 2018 menjadi sebesar 5.363 ton nikel dengan kontribusi penjualan sebesar Rp 972,38 miliar. Sehingga menjadikan penjualan feronikel berkontribusi pada 17% pendapatan ANTM di kuartal I 2018.

“Volume produksi bijih nikel ANTM meningkat 301% menjadi 2,11 juta wet metric ton (wmt) pada kuartal I 2018 dengan total penjualan sebesar 1,15 juta wmt. Sedangkan volume produksi komoditas bauksit meningkat 116% menjadi sebesar 200.300 wmt dengan volume penjualan sebesar 61,380 wmt,” tutur Aprilandi.

Pada Maret 2018, ANTM juga menerima perpanjangan rekomendasi ekspor bijih nikel kadar rendah (1,7%) dalam jumlah 2,7 juta wmt dan ekspor bijih bauksit tercuci sebanyak 840 ribu wmt dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2018 hingga 2019 sehingga mendukung penjualan ekspor perseroan.

“Pada kuartal I 2018, liabilitas perseroan naik 8,44% menjadi Rp 12,49 triliun dibandingkan kuartal IV 2017 sebesar Rp 11,52 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan naik pada kuartal I tahun ini naik 1,28% menjadi Rp 18,72 triliun,” tutur dia.

BACA JUGA:   Indeks di Pembukaan Bergerak Melemah

Sementara itu, aset perseroan di sepanjang kuartal I 2018 tumbuh 4,03% menjadi sebesar Rp 31,22 triliun dibandingkan dengan aset perseroan pada akhir 2017 sebesar Rp 30,01 triliun.

Tags: aneka tambangantam
Previous Post

IHSG Dibuka Melesat 1,3 Persen

Next Post

Rupiah Terus Melemah, BI Isyaratkan Naikkan BI Rate

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR