Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026), seiring sentimen positif dari pasar global dan regional.
Melalui laman resmi samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa IHSG diperkirakan bergerak naik pada perdagangan hari ini.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Kamis (30/7). Indeks Dow Jones naik 1,19%, S&P 500 menguat 1,66%, dan Nasdaq melonjak 3,36%. Penguatan tersebut didorong oleh kinerja laba Microsoft yang kuat serta data inflasi yang lebih lunak, sehingga meningkatkan sentimen investor khususnya terhadap saham teknologi.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 0,40 basis poin menjadi 4,673%, sementara indeks dolar AS melemah 1,01% ke level 99,86.
Di pasar komoditas, harga minyak WTI turun 1,03% menjadi USD 83,59 per barel, Brent turun 1,88% menjadi USD 89,03 per barel, batu bara melemah 1,07% menjadi USD 134,05 per ton, sedangkan CPO naik 0,41% menjadi MYR 4.683 per ton dan emas menguat 0,88% menjadi USD 4.103 per ons.
Bursa Asia pada Kamis (30/7) ditutup bervariasi cenderung menguat. Indeks Hang Seng naik 0,20%, Nikkei menguat 0,71%, sementara Shanghai melemah 0,62%.
IHSG sendiri pada Kamis ditutup naik 1,56% ke level 6.186,36. Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp262,8 miliar, terdiri atas Rp100,2 miliar di pasar reguler dan Rp162,6 miliar di pasar negosiasi.
Saham dengan arus masuk asing terbesar di pasar reguler adalah BBCA sebesar Rp317,4 miliar, disusul TINS Rp73,8 miliar dan TLKM Rp66,6 miliar. Sementara arus keluar asing terbesar tercatat pada TPIA sebesar Rp368,2 miliar, EMAS Rp79,9 miliar, dan AMMN Rp69,3 miliar.
Saham-saham yang menjadi pendorong utama penguatan IHSG antara lain BBCA, BBRI, dan TLKM. Adapun saham yang menjadi penekan indeks adalah BREN, TPIA, dan BYAN.
Pada pembukaan perdagangan pagi ini, indeks KOSPI tercatat menguat 12,88% dan Nikkei naik 4,67%.
Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia menilai penguatan IHSG hari ini akan ditopang oleh momentum positif dari pasar global dan regional.
