TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PRDA Cetak Pendapatan Rp 1,11 Triliun, Tertinggi dalam Empat Tahun Terakhir

Nurdian Akhmad
31 July 2026 | 10:37
rubrik: Business Info, Capital Market
PRDA Cetak Pendapatan Rp 1,11 Triliun, Tertinggi dalam Empat Tahun Terakhir

Jakarta, TopBusiness – PT Prodia Widyahusada Tbk (IDX: PRDA) membukukan kinerja positif pada Semester I-2026 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun, tumbuh 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian ini menjadi pendapatan semester pertama tertinggi dalam empat tahun terakhir sekaligus memperkuat optimisme Perseroan untuk melanjutkan ekspansi layanan kesehatan berbasis precision health pada paruh kedua tahun ini.

Pertumbuhan pendapatan ditopang peningkatan jumlah kunjungan (visit) sebesar 9,7% secara tahunan serta kenaikan permintaan terhadap tes esoterik yang menjadi kontributor terbesar pendapatan. Kinerja positif juga ditopang pertumbuhan di seluruh segmen pelanggan, mulai dari pelanggan individu, referensi dokter, referensi pihak ketiga, hingga klien korporasi.

Hingga Juni 2026, Prodia telah melayani hampir 10 juta tes. Perseroan mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi pada penjualan tes esoterik, mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan diagnostik yang lebih presisi. Di sisi lain, layanan tes medis rutin, vaksinasi, dan konsultasi dokter juga terus bertumbuh seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan kesehatan Prodia.

Kinerja operasional yang solid turut mendorong peningkatan profitabilitas. EBITDA Perseroan naik 7,1% menjadi Rp216,3 miliar, sedangkan laba bersih meningkat 11,4% menjadi Rp77,6 miliar dibandingkan Semester I-2025.

Dari sisi fundamental, Prodia mempertahankan kondisi keuangan yang sehat dengan total aset sebesar Rp2,64 triliun, ekuitas Rp2,34 triliun, dan liabilitas Rp301 miliar. Perseroan juga membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp199,9 miliar. Sementara itu, belanja investasi sebesar Rp86,2 miliar difokuskan untuk pengembangan aset, peningkatan kapasitas operasional, serta penguatan ekosistem layanan diagnostik.

President Director Prodia, Liana Kuswandi, mengatakan capaian Semester I-2026 menjadi fondasi bagi strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Menurutnya, Prodia akan memperkuat implementasi Value-Driven Growth Strategy dengan menghadirkan inovasi layanan yang mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan.

BACA JUGA:   KPR Subsidi Jadi Penopang Utama Kredit BTN

“Memasuki Semester II tahun 2026, kami akan terus memperkuat Value-Driven Growth Strategy, yaitu memastikan setiap pertumbuhan dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Perseroan dalam jangka panjang,” ujar Liana dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah layanan baru akan menjadi motor pertumbuhan, antara lain Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC), Integrative Autoimmune & Allergy Clinics, serta Stemcell Clinic by Prodia. Di saat yang sama, Perseroan juga memperkuat bisnis inti melalui peningkatan kualitas layanan, pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, dan perluasan kemitraan strategis, termasuk dengan mitra internasional.

Sementara itu, Finance & Sustainability Director Prodia, Marina Eka Amalia, mengatakan Perseroan akan menjaga momentum pertumbuhan laba melalui penguatan bauran produk (product mix), disiplin pengelolaan biaya, serta peningkatan produktivitas aset.

“Dengan struktur permodalan yang sehat, likuiditas yang terjaga, dan arus kas operasi yang positif, Perseroan memiliki fleksibilitas keuangan untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus menjaga ketahanan keuangan di tengah dinamika industri,” kata Marina.

Selain memperkuat kinerja bisnis, Prodia juga melanjutkan implementasi strategi keberlanjutan melalui empat pilar PRO-D-I-A. Pada kuartal II-2026, Perseroan mempertahankan akreditasi College of American Pathologists (CAP) yang telah dimiliki sejak 2012 serta meraih penghargaan Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance pada Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 dan Top CSR Awards 2026.

Di bidang inovasi layanan, Prodia meresmikan Prodia Women’s Health Centre, Premium Service Prodia Health Care Jakarta, serta Stemcell Clinic by Prodia. Perseroan juga menghadirkan layanan skrining My HPV-Test bersama Roche Diagnostics dengan metode self-collection dan memperkuat transformasi digital melalui fitur pembayaran U-aang U by Prodia powered by blu untuk meningkatkan kemudahan akses layanan bagi pelanggan.

Tags: PRDAPT Prodia Widyahusada Tbk
Previous Post

Naik MRT Jakarta Kini Lebih Mudah dengan Pembayaran Tiket Kartu Kredit Nirsentuh Global

Next Post

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan Lewat Program Dana Pensiun Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR