TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Usai Sahamnya Bergejolak dan Ditegur BEI, MITI Pastikan Tak Ada Aksi Korporasi dalam Waktu Dekat

Busthomi
5 August 2026 | 15:45
rubrik: Capital Market
Usai Sahamnya Bergejolak dan Ditegur BEI, MITI Pastikan Tak Ada Aksi Korporasi dalam Waktu Dekat

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Mitra Investindo Tbk (IDX: MITI) menegaskan tidak terdapat informasi maupun fakta material yang belum diungkap kepada publik terkait lonjakan aktivitas dan harga saham perseroan yang terjadi pada awal Agustus 2026 ini.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai volatilitas transaksi saham MITI.

Direktur Utama PT Mitra Investindo Tbk, Andreas Thahjadi, mengatakan bahwa satu-satunya informasi material yang telah disampaikan perseroan kepada publik adalah rencana pelaksanaan penelaahan terbatas (limited review) atas laporan keuangan konsolidasian semester I-2026 sehubungan dengan rencana aksi korporasi perseroan di masa mendatang.

“Pada tanggal 30 Juli 2026 Perseroan telah menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan terkait rencana Perseroan untuk melakukan Penelaahan Terbatas (Limited Review) terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026, yang ditelaah secara terbatas oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan sehubungan dengan adanya rencana aksi korporasi Perseroan,” ujar Andreas dalam surat tanggapan kepada BEI, Rabu (5/8/2026).

Selain keterbukaan informasi tersebut, Andreas menegaskan perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material lain yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi para pemodal.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas surat BEI tertanggal 4 Agustus 2026 yang meminta penjelasan setelah terjadi peningkatan signifikan aktivitas perdagangan saham MITI pada 3 Agustus 2026.

Dalam suratnya, BEI mencatat volume transaksi saham MITI melonjak menjadi 36,14 juta saham dengan frekuensi 5.493 kali. Ini berarti jauh lebih tinggi dibanding hari perdagangan sebelumnya yang mencapai 3,12 juta saham dengan 323 kali transaksi.

BACA JUGA:   Genjot Operasional Hulu Migas PHE, ELSA Siap Terapkan Teknologi Mutakhir Ini

Pada hari yang sama, harga saham MITI juga ditutup melonjak 34,57% atau naik Rp56, dari Rp162 menjadi Rp218 per saham.

Menanggapi pertanyaan Bursa mengenai kemungkinan adanya informasi material lain yang memengaruhi harga saham, Andreas kembali menegaskan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya informasi maupun fakta material selain yang telah diungkapkan kepada publik melalui keterbukaan informasi sebelumnya.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek Perseroan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa, selain keterbukaan informasi tersebut,” ujarnya.

MITI juga memastikan tidak terdapat perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham tertentu maupun aktivitas lain yang berkaitan dengan kepemilikan saham sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024.

Menurut Andreas, berdasarkan data Daftar Pemegang Saham yang dimiliki perseroan, tidak terdapat perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham tertentu maupun aktivitas menjaminkan saham yang perlu diungkapkan kepada publik.

Di sisi lain, perseroan juga menegaskan belum memiliki rencana aksi korporasi yang akan berdampak terhadap pencatatan saham di Bursa dalam waktu dekat.

“Perseroan tidak memiliki rencana aksi atau tindakan korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan, setidaknya dalam tiga bulan mendatang,” kata Andreas.

MITI juga memastikan tidak terdapat informasi penting lainnya yang belum dipublikasikan dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Selain informasi yang telah diungkapkan dalam keterbukaan informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1 surat ini, tidak terdapat informasi lain yang belum diungkapkan Perseroan mengenai informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan maupun kelangsungan hidup Perseroan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya transaksi dari pemegang saham pengendali, Andreas menyampaikan bahwa perseroan telah melakukan konfirmasi kepada PT Inti Bina Utama (IBU) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).

BACA JUGA:   Resmi Listing, Perusahaan Distributor Bir Asal Bali Ini Raup Dana Rp118 Miliar

Hasilnya, pemegang saham pengendali menyatakan tidak memiliki rencana melakukan transaksi atas kepemilikan sahamnya di MITI.

“Sejauh konfirmasi yang diperoleh Perseroan dari PT Inti Bina Utama selaku Pemegang Saham Pengendali, IBU tidak memiliki rencana transaksi terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan,” ujar Andreas.

Melalui klarifikasi tersebut, MITI menegaskan bahwa lonjakan aktivitas perdagangan saham yang terjadi bukan dipicu oleh adanya informasi material yang belum diungkapkan maupun aksi korporasi dalam waktu dekat.

Perseroan menyatakan tetap berkomitmen menjalankan prinsip keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal dan akan menyampaikan setiap informasi material kepada publik apabila terdapat perkembangan yang wajib diungkapkan.

Tags: klarifikasi harga sahamMITIPT Mitra Investindo Tbk
Previous Post

Hingga Akhir Juni, Laba Bersih WMPP Melejit 194% Jadi Rp123,5 Miliar

Next Post

Industri Pariwisata Masih Menantang, Pendapatan PANR Naik 16% Jadi Rp2 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR