Jakarta, BusinessNews Indonesia—Perusahaan telekomunikasi yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta yaitu Indosat hari ini mencatatkan obligasi. Terdiri dari lima seri dengan total nilai nominal obligasi tersebut di Rp 2,71 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi dari otoritas bursa saham tersebut seri A obligasi itu bernilai nominal Rp 1,20 triliun dengan tingkat bunga 6,05%. Adapun jangka waktunya di 370 hari kalender.
Seri B bernilai nominal Rp 630 miliar dengan tingkat bunga 7,4% sedangkan tenornya tiga tahun.
Selanjutnya seri C dari obligasi itu bernilai nominal Rp 98 miliar dengan bunga 7,65% serta jangka waktunya tujuh tahun.
Untuk seri D bernilai nominal Rp 226 miliar dengan kupon bunga 8,2% dan tenor sepanjang tujuh tahun.
Yang terakhir adalah seri E yang bernilai nominal Rp 516 miliar dengan bunga 8,7% untuk tiap tahun sementara tenor obligasi itu sepanjang 10 tahun.
Otoritas BEI juga menjelaskan bahwa Pefindo memberikan peringkat triple A ke obligasi keluaran perusahaan telekomunikasi tersebut.
Sementara itu berdasarkan pantauan wartawan Majalah BusinessNews Indonesia saham Indosat yang berkode ISAT pada sekitar jam 15.15 hari ini seharga Rp 3.700 per lembar atau dengan demikian turun Rp 40 dibandingkan sebelumnya.
Saham ISAT sedari awal perdagangan hari ini sampai sekitar jam 15.15 itu ditransaksikan sebanyak 65 kali.
Untuk volume perdagangannya di 47.300 lot dengan total nilai transaksi di Rp 175,92 juta.
