TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

2019, Tenaga Konstruksi Bersertifikat Minimal 3 Juta Orang

Achmad Adhito
8 May 2018 | 11:13
rubrik: Capital Market
“Keselamatan Konstruksi, RI Jangan Minder”

Proyek Konstruksi (Foto: Istimewa)

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pada tahun 2019, jumlah tenaga kerja konstruksi yang sudah mendapatkan sertifikasi diharapkan minimal 3 juta orang. Ke depan, diharapkan bahwa semua tenaga kerja konstruksi di Indonesia terampil dan bersertifikat.

“Hingga akhir tahun 2017, dari 8,1 juta tenaga kerja konstruksi di Indonesia, yang bersertifikat baru sekitar 700.000 orang. Sehingga diperlukan upaya percepatan,” kata Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR RI, Syarif Burhanuddin, seperti ditulis situs Kementerian PUPR, hari ini.

Dia mengatakan bahwa pekerja konstruksi tidak boleh bekerja karena kebiasaan, tapi harus sesuai kaidah keilmuan, dan tentunya taat SOP. “Dengan begitu risiko terjadi kecelakaan kerja konstruksi atau kegagalan bangunan bisa diminimalisir.”

Pekan ini, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi kembali menyelenggarakan sertifikasi pekerja konstruksi tingkat terampil yang diikuti sebanyak 3.896 peserta.

Pekerja konstruksi yang mengikuti sertifikasi adalah tukang, mandor, drafter, surveyor, pelaksana, dan pengawas, yang bekerja pada proyek-proyek infrastruktur di Jakarta dan Jawa Barat. Itu seperti proyek Tol Cikampek II Elevated, Tol Cisumdawu, dan Bendungan Karian.

Syarif Burhanuddin saat membuka acara sertifikasi mengatakan seluruh pekerja konstruksi Indonesia harus mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi. Itu agar terjamin kualitas pekerjaannya dan disiplin mengikuti SOP.

BACA JUGA:   Kenapa Saham Bank Mayapada Dicermati Otoritas Bursa?
Previous Post

Investor China Suntik Tiga Perusahaan Online Indonesia US$ 2,65 Miliar

Next Post

Harga Minyak Masih Bertahan di Atas US$ 70 per Barel, Ada Apa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR