TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Masih Lanjut Menghijau, Enam Saham Ini Jadi Pilihan: BREN, PTRO, PADI, MDIA, KOTA, dan BRMS

Busthomi
24 August 2026 | 07:51
rubrik: Capital Market
Hari Ini, Buy Enam Saham Pilihan Ini: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, MBMA, dan VKTR

Ilustrasi trading saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Hasil AI ChatGPT

Jakarta, TopBusiness — Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.37%, disertai dengan net buy asing Rp993 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BBCA, BMRI, TPIA dan BBNI.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas mengatakan, laju IHSG berpotensi lanjut menguat hari ini, efek dari penguatan di bursa US.

“Dengan kondisi itu maka level Support IHSG diproyeksi di rentang 6480-6500 dan efek Resist IHSG diperkirakan di kisaran 6600-6700,” ujar dia, dalam risetnya, Senin (24/8/2026).

Trading Idea hari ini: BREN, PTRO, PADI, MDIA, KOTA, dan BRMS

  • BREN Spec Buy dengan area beli di 3440-3460, cutloss di bawah 3430. Target dekat di 3480-3530.
  • PTRO Spec Buy dengan area beli di 5250-5300, cutloss di bawah 5200. Target dekat di 5375-5500.
  • PADI Buy if Break 73, dengan target dekat di 76-80. Cutloss di bawah 70.
  • MDIA Spec Buy dengan area beli di 270-280, cutloss di bawah 260. Target dekat di 300-320.
  • KOTA Spec Buy dengan area beli di 162-167, cutloss di bawah 160. Target dekat di 172-185.
  • BRMS Spec Buy dengan area beli di 685-695, cutloss di bawah 680. Target dekat di 705-715. 

Global Overnight Review

Wall Street Naik pada Jumat akhir pekan Naamun Turun Dalam Sepekan, Yield US Treasury Jadi Fokus.

Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (21/8), namun mencatat penurunan dalam sepekan.

Kekhawatiran investor terhadap fluktuasi yield obligasi pemerintah dan kurangnya kejelasan mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah mewarnai laju gerak indeks pekan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,98%; S&P 500 naik 0,43%; dan Nasdaq Composite menguat 0,44%.

BACA JUGA:   Melalui BRIGHTS Easy, BRI Danareksa Sekuritas kian Mudahkan Investor Pemula Berinvestasi

Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 turun 1,65%. Di sisi lain, sektor material mencatat kinerja terbaik dengan kenaikan 2,2%, diikuti oleh kenaikan 1,3% pada sektor kesehatan dan kenaikan 1% pada saham-saham keuangan.

Sektor utilitas menjadi sektor dengan kinerja terburuk, turun 2,3%, jauh melampaui penurunan 0,2% pada sektor energi yang menempati posisi kedua dalam penurunan terbesar.

Selain itu, untuk saham individu, Ross Stores ditutup naik 4,4% setelah peritel barang berharga ekonomis (value retailer) tersebut menaikkan perkiraan laba tahunan dan melaporkan hasil kuartalan yang melampaui ekspektasi.

Saham platform investasi ritel Robinhood melonjak 13,7%. Operator bursa kripto Coinbase Global naik 8,2% dan perusahaan pemegang bitcoin, MicroStrategy, menguat 6% seiring kenaikan harga bitcoin sebesar 6,4%.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa pemerintah dapat meningkatkan buyback obligasi lebih lanjut, menyusul pengumuman pada hari Rabu bahwa pemerintah akan membelanjakan dana doubled dari jumlah yang diperkirakan untuk buyback obligasi.

Pada pekan mendatang, perhatian investor akan tertuju pada laporan kinerja kuartalan dari pemimpin pasar cip AI, Nvidia, serta perusahaan perangkat lunak seperti Intuit, Salesforce, dan CrowdStrike.

Rilis data minggu depan mencakup indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures) pada bulan Juli, merupakan tolok ukur inflasi pilihan The Fed. Selain itu, investor juga menantikan pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam simposium Jackson Hole pada akhir pekan depan.

Bursa Asia Mixed, Mayoritas Indeks Menguat. Bursa Asia beragam pada perdagangan Jumat pekan lalu (21/8), dengan mayoritas indeks naik.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,30%, Hang Seng Hong Kong menguat 1,21%, Taiex Taiwan naik 0,65%, Kospi Korea Selatan naik 0,88%, ASX 200 Australia melemah 0,27%. Sementara itu, Straits Times naik 0,30% dan FTSE Malaysia turun moderat 0,01%.

BACA JUGA:   IHSG Mulai ke Tren Positif, Saham Ini Layak Koleksi

Sementara itu, data menunjukkan inflasi konsumen inti Jepang meningkat pada bulan Juli seiring langkah perusahaan membebankan kenaikan biaya impor kepada konsumen; hal ini memperkuat argumen bagi BoJ untuk menaikkan suku bunga pada bulan September.

Namun, pasar sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin menjadi 1,25%, dan sebenarnya mengharapkan adanya komitmen dari para pembuat kebijakan untuk melakukan pengetatan yang lebih cepat dan agresif. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: ihsgrekomendasi sahamsahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

IHSG Kokoh di MA20, Analis Saham Indo Premier Rekomendasikan Saham Ini

Next Post

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR