Jakarta, TopBusiness – Keselamatan, kesehatan, kualitas, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Sejalan dengan hal tersebut, PT United Tractors Tbk (UT) terus mengintegrasikan prinsip Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) ke dalam strategi bisnis, tata kelola, budaya kerja, hingga pemanfaatan teknologi. Konsistensi tersebut mendapat pengakuan melalui empat penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2026 yang berlangsung di Hotel Bidakara, Auditorium Binakarna, Jakarta.
Dalam ajang yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomi”, UT meraih tiga penghargaan perusahaan, yaitu The Best Integrated QHSE in Heavy Equipment, Mining & Construction Industry 2026, The Best Sustainable QHSE & Team Synergy Performance 2026, dan The Best QHSE Digital Transformation 2026. Sementara itu, Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo meraih penghargaan individu sebagai The Best Leadership VP HSSE in Company Concerned 2026.
“Bagi UT, QHSE bukan hanya mengenai pemenuhan standar, tetapi merupakan bagian dari budaya dan cara kami menjalankan bisnis. Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui kepemimpinan, kolaborasi, inovasi, dan kepedulian setiap insan perusahaan,” ujar Dianwahyu dalam laman unitedtractors.com.
Empat penghargaan tersebut mencerminkan upaya UT dalam mengintegrasikan QHSE ke berbagai aspek bisnis, mulai dari tata kelola dan budaya kerja hingga pemanfaatan teknologi. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat sekaligus mendukung produktivitas serta keberlanjutan operasional.
Pengakuan The Best Integrated QHSE in Heavy Equipment, Mining & Construction Industry 2026 mencerminkan penerapan prinsip QHSE yang terintegrasi dengan aktivitas bisnis UT. Sementara itu, The Best Sustainable QHSE & Team Synergy Performance 2026 menjadi apresiasi atas sinergi dalam membangun budaya keselamatan yang melibatkan berbagai pihak di dalam perusahaan.
Di sisi lain, penghargaan The Best QHSE Digital Transformation 2026 menunjukkan langkah UT dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung pengelolaan QHSE. Transformasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, pengelolaan risiko, serta pengambilan keputusan yang mendukung lingkungan kerja yang semakin aman dan produktif.
Pencapaian tersebut diraih melalui proses penilaian oleh Dewan Juri Independen dalam ajang IQSA 2026, yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia di bawah PT Media Maju Global sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menunjukkan keunggulan dalam penerapan QHSE dan pembangunan berkelanjutan. Proses penilaian mencakup verifikasi administrasi, evaluasi dokumen, presentasi perusahaan, wawancara pendalaman, hingga penilaian komprehensif terhadap penerapan dan kinerja QHSE.
Aspek yang dinilai meliputi kepemimpinan dan komitmen manajemen, kebijakan dan strategi QHSE, transformasi digital dan inovasi, praktik terbaik di lapangan, kinerja keselamatan, serta kontribusi terhadap keberlanjutan bisnis dan lingkungan, termasuk Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR) dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kritis.
Bagi UT, pencapaian ini menjadi bagian dari perjalanan untuk terus menjadikan QHSE sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis secara bertanggung jawab. Melalui penguatan kepemimpinan, sinergi, inovasi, dan transformasi digital, UT terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia.
