TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Menguat, Pasar Saham Awali September dengan Sentimen Positif

Agus Haryanto
1 September 2026 | 16:22
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan September 2026 dengan kinerja positif. Pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), IHSG menguat 74,46 poin atau 1,14 persen ke level 6.599,94.

Penguatan tersebut membawa IHSG kembali mendekati level psikologis 6.600. Kinerja positif juga tercermin dari pergerakan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia.

Sebanyak 407 saham ditutup menguat, sedangkan 215 saham melemah dan 169 saham stagnan. Dengan komposisi tersebut, jumlah saham yang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibandingkan saham yang mengalami penurunan.

Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup tinggi. Total volume transaksi saham mencapai 51,72 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp20,02 triliun.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan IHSG pada perdagangan hari ini mendapatkan dukungan yang cukup luas. Dominasi saham naik terhadap saham turun mengindikasikan tekanan beli relatif lebih kuat dibandingkan tekanan jual.

Dari sisi sentimen, pasar juga mendapat dukungan dari aktivitas investor asing. Pada sesi pertama perdagangan, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih sekitar Rp972,64 miliar. Saham BBRI, BUMI, dan BBCA menjadi sejumlah saham yang banyak diburu investor asing.

Masuknya dana asing menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan karena aliran dana asing dapat menjadi indikator minat investor global terhadap aset-aset Indonesia. Apabila tren pembelian tersebut berlanjut pada perdagangan berikutnya, sentimen terhadap IHSG berpotensi semakin positif.

Namun, investor masih perlu mencermati sejumlah faktor eksternal dan domestik. Pergerakan bursa saham Asia, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, nilai tukar rupiah, harga komoditas, serta data ekonomi dalam negeri masih akan menjadi faktor yang memengaruhi keputusan investasi.

Dari sisi teknikal, penutupan IHSG di level 6.599,94 menempatkan indeks tepat di sekitar level psikologis 6.600. Level tersebut menjadi area penting untuk melihat keberlanjutan momentum penguatan.

BACA JUGA:   2 Saham Tambang Pas Dibeli Hari Ini!

Jika IHSG mampu bertahan dan bergerak konsisten di atas 6.600 dengan dukungan volume transaksi yang kuat serta semakin banyak saham yang menguat, peluang berlanjutnya tren kenaikan jangka pendek akan semakin terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area 6.600 dapat memicu aksi ambil untung atau profit taking. Kenaikan sebesar 1,14 persen dalam satu perdagangan membuat sebagian investor memiliki peluang untuk merealisasikan keuntungan, terutama pada saham-saham yang telah mengalami kenaikan cukup besar.

Karena itu, perdagangan berikutnya menjadi penting untuk melihat apakah penguatan hari ini merupakan awal dari pembentukan tren naik baru atau sekadar technical rebound setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya.

Secara keseluruhan, struktur perdagangan Selasa menunjukkan kondisi pasar yang cukup konstruktif. Penguatan IHSG, dominasi jumlah saham naik, tingginya nilai transaksi, serta adanya indikasi pembelian oleh investor asing menjadi katalis positif bagi pasar.

Meski demikian, investor tetap perlu berhati-hati terhadap volatilitas. Konfirmasi penguatan di atas level 6.600, keberlanjutan aliran dana asing, serta perkembangan sentimen global akan menjadi indikator utama untuk menentukan arah IHSG pada perdagangan selanjutnya.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Ekspansi ke Bisnis Ritel dan SME, Bank Muamalat Andalkan GRC buat Jaga Pertumbuhan

Next Post

Didukung Tiga Dermaga Berkapasitas hingga 80 Ribu DWT, Chandra Asri Group Buka Akses Terminal Umum Milik CPN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR