TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

OCBC Pertemukan 40 Perusahaan China dan 25 Perusahaan RI

Achmad Adhito
2 September 2026 | 09:45
rubrik: Business Info
Perintis Triniti Gaet Kredit Puluhan  Miliar dari Bank Mandiri

Sumber Ilustrasi Foto: Freepik

Jakarta, TopBusiness—OCBC Indonesia bersama OCBC Singapura kembali menyelenggarakan OCBC One Connect 2026, platform bisnis yang mempertemukan perusahaan Indonesia dan China untuk membuka peluang serta mendorong kolaborasi lintas negara.

Dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi Majalah TopBusiness, pagi ini, dijelaskan bahwa sejak mulai dicanangkan dari 2023, OCBC One Connect telah berkembang dari forum jejaring. Itu menjadi platform yang semakin terarah untuk memfasilitasi pertukaran wawasan pasar, mempertemukan mitra strategis, serta membantu perusahaan menerjemahkan peluang menjadi kerjasama bisnis yang konkret.

Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Cahyo Purnomo. memaparkan mengenai kondisi realisasi investasi China di Indonesia (2021 – S1 2026). Perkembangan inisiatif tersebut berjalan seiring dengan semakin kuatnya aktvitas bisnis antara Indonesia dan China yang difasilitasi oleh OCBC.

OCBC Indonesia mencatatkan jumlah nasabah bisnis China meningkat lebih dari 80% YoY (year on year) per Juli 2026, diiringi dengan volume kredit dan pendanaan yang tumbuh dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
 
Martin Widjaja, Direktur OCBC, mengatakan, “OCBC One Connect menjadi jembatan bagi perusahaan China untuk masuk dan berkembang di Indonesia, sekaligus mendukung perusahaan Indonesia menjajaki peluang di China dan sekitarnya.”

“Tema tahun ini adalah Renewable Energy Value Chain Expansion, di mana kami yakini transisi energi tidak hanya berperan penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, tetapi juga menjadi katalisator bagi investasi, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.”
 
Hal tersebut selaras dengan perkembangan transisi energi nasional. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bauran energi baru dan terbarukan di Indonesia, mencapai 15,75% pada 2025, dengan total kapasitas terpasang sebesar 15.630 MW.

BACA JUGA:   NTT Data Diapresiasi Karena Usung Teknologi Keberlanjutan

Momentum ini sejalan penambahan kapasitas pada tahun lalu, yang menjadikannya terbesar dalam lima tahun terakhir. Sehingga membuka peluang kolaborasi bagi pelaku manufaktur, penyedia teknologi, investor, dan mitra pembiayaan.
 
Tahun ini, OCBC One Connect memertemukan sekitar 40 perusahaan China dan 25 perusahaan Indonesia dalam format yang lebih terkurasi. Melalui sesi wawasan pasar dan business matching, peserta dapat mengeksplorasi peluang, memertemukan kapabilitas, serta membangun kemitraan.
 
Via jaringan lintas negara dan kapabilitas perbankan yang terintegrasi, OCBC akan terus mendukung perusahaan Indonesia dan China dalam mengidentifikasi peluang, membangun koneksi strategis, serta mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Tags: ocbc indonesiaOCBC One Connect 2026
Previous Post

IHSG Dibuka Menguat, Sentimen Positif Warnai Perdagangan Bursa

Next Post

JSMR dan CNMA Masuk Radar Buy Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR