Jakarta, TopBusiness — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menyiapkan dana untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C yang akan jatuh tempo pada 17 Oktober 2026.
Dalam Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi, BRI menyampaikan telah menyediakan dana sebesar Rp500 miliar untuk pembayaran pokok obligasi tersebut. Selain itu, perseroan juga menyiapkan dana sebesar Rp7,875 miliar untuk pembayaran kupon.
Dengan demikian, total dana yang telah disiapkan BRI untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan kupon mencapai Rp507,875 miliar.
Saat ini, dana tersebut ditempatkan pada High Quality Liquid Asset (HQLA) BRI, sehingga perseroan menyatakan kesiapan dana untuk memenuhi kewajiban pelunasan pada saat jatuh tempo.
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C tercatat dengan kode ISIN IDA0001362C1 dan kode efek BBRI01CGNCN2. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), obligasi tersebut memiliki nilai nominal Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,30% per tahun dan tanggal jatuh tempo 17 Oktober 2026.
Obligasi tersebut diterbitkan pada 17 Oktober 2023 dan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Oktober 2023. Dalam pengumuman pencatatan awal, BRI menetapkan nilai emisi Seri C sebesar Rp500 miliar dengan tingkat bunga 6,30% dan tenor tiga tahun.
BRI juga menyatakan bahwa pelunasan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C tidak memiliki dampak material negatif yang dapat mengganggu likuiditas maupun kelangsungan usaha perseroan.
Dengan tersedianya dana pokok dan kupon tersebut, BRI menyatakan telah melakukan persiapan untuk memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemegang obligasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
