TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

SCM Resmikan Jalur MHR, Efisiensi dan Keselamatan Jadi Kunci Utama

Busthomi
18 September 2026 | 16:43
rubrik: Ekonomi
SCM Resmikan Jalur MHR, Efisiensi dan Keselamatan Jadi Kunci Utama

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) meresmikan pembukaan Main Hauling Road (MHR) yang menghubungkan antara area pertambangan Perseroan di Konawe dengan industri pengolahan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, dikutip Jumat (18/9/2026).

Jalur ini menjadi jalan utama pengangkutan yang dirancang khusus untuk dilewati oleh kendaraan berat dan truk pengangkut material.

Pembangunan MHR oleh PT SCM telah diperhitungkan secara teknis agar mampu menahan beban kendaraan yang beratnya bisa mencapai ratusan ton.

Dengan begitu, Perseroan dapat memastikan proses pengangkutan material berjalan lancar tanpa terhalang atau menggunakan jalan umum.

Kepala Teknik Tambang Sulawesi Cahaya Mineral, Didik Fotunadi menyampaikan peresmian jalan MHR merupakan tonggak sejarah bagi Perseroan karena rute perjalanan yang baru akan menjadi bagian penting dari denyut operasional pertambangan.

 “Setiap hari akan ada unit yang melintas jalur MHR ini. Akan ada ore yang kita angkut dari SCM menuju Morowali. Maka ada target produksi yang harus kita capai. Namun, perlu kita semua ingat, keselamatan adalah hal yang paling utama,” tegasnya, saat pembukaan jalur MHR.

Didik Fotunadi menegaskan tidak ada satu ore pun yang lebih berharga daripada nyawa pekerja.

Oleh sebab itu, dia menekankan agar setiap pekerja menggunakan jalan dengan disiplin dan selalu mematuhi aturan hauling. Salah satunya dengan menjaga kecepatan serta jarak antara kendaraan.

“Target masih bisa kita kejar. Produksi pun dapat kita tingkatkan. Tetapi kalau satu nyawa hilang, tidak ada yang bisa mengembalikannya,” jelasnya.

Sebagai informasi, fasilitas MHR yang dimiliki oleh SCM memiliki jalur sepanjang 60 km yang menghubungkan stockpile di Konawe dengan Smelter di Morowali.

Pembangunan MHR SCM terbagi dalam 2 tahap pembangunan. Tahap pertama sepanjang 20 KM dilakukan pada 2021 sampai dengan 2023. Lalu, tahap kedua dimulai pada akhir 2023 sampai dengan September 2026.

BACA JUGA:   Menteri PUPR  Instruksikan Seluruh Kepala Balai Siaga Antisipasi Banjir

Dengan fasilitas MHR yang telah diresmikan membuat SCM memiliki jalur hauling sendiri yang menghubungkan proses pengangkutan secara end-to-end di dalam jaringan jalan milik SCM. Hal itu diharapkan dapat meningkatkan kontrol operasional, keselamatan, efisiensi, dan keandalan pengangkutan.

Tags: area pertambanganMain Hauling RoadPT Sulawesi Cahaya Mineral
Previous Post

Melejit 602,66%, IRSX Balikkan Rugi Jadi Laba Sebesar Rp7,97 Miliar

Next Post

Kinerja APBN Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR