TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Teknologi Digital akan Dipakai untuk Tangani Bencana

Achmad Adhito
21 September 2026 | 12:59
rubrik: Business Info
Ini 5 Tren Digital Pendorong Transformasi Bisnis

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) berkomitmen untuk terus mempercepat penerapan transformasi industri 4.0 agar pemanfaatan teknologi digital tidak hanya meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor manufaktur nasional, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Salah satu implementasinya diarahkan untuk mendukung pengembangan teknologi di bidang pencegahan, mitigasi, penanganan, hingga pemulihan bencana.

Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, transformasi digital perlu berorientasi pada kebermanfaatan teknologi.

“Komponen terpenting pada proses transformasi digital berupa kesadaran manfaat penggunaan peralatan digital, tidak hanya sekadar kemampuan adopsi teknologi, namun harus sejalan dengan perubahan mindset digital,” ujar Menperin dalam keterangan resmi, hari ini.

Dalam mengakselerasi transformasi digital tersebut, Kemenperin menjadikan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) sebagai technology and digital hub bagi sektor manufaktur nasional. Saat ini, PIDI 4.0 telah membangun kolaborasi dengan sedikitnya 65 mitra yang berasal dari kalangan industri, penyedia teknologi, asosiasi, hingga perguruan tinggi.

Menurut Menperin, ekosistem transformasi industri 4.0 memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi dalam mendukung penanggulangan bencana di Indonesia.

Hal tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki risiko terhadap berbagai bencana alam karena kondisi geografis dan geologisnya. Pemanfaatan teknologi industri 4.0 dapat mendukung hadirnya berbagai inovasi untuk memperkuat upaya pencegahan, mitigasi, penanganan, maupun pemulihan pascabencana.

Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Adie Rochmanto Pandiangan mengemukakan, PIDI 4.0 telah membangun kemitraan dengan sejumlah perusahaan rintisan yang menghasilkan inovasi teknologi untuk mendukung penanggulangan bencana.

“Terkait dengan bidang penanggulangan bencana, PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian memiliki kemitraan dengan dua startup, yaitu TechnoGIS dari Sleman, Yogyakarta dan BATARI Energy dari Cimahi, Jawa Barat. Kedua perusahaan tersebut telah melahirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi pencegahan dan penanggulangan bencana di Indonesia,” ujar Adie.

BACA JUGA:   HIN Berikan Bantuan Paket Peralatan Sekolah di Serang

Sinergi PIDI 4.0 dengan kedua mitra tersebut merupakan bagian dari penguatan ekosistem industri 4.0 yang menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi peran dan berkolaborasi dalam mempercepat transformasi digital.

Tags: agus kartasasmitakemenperinteknologi digital dan bencana
Previous Post

Akuisisi Frisian Flag Indonesia, ULTJ Siap Rights Issue Rp 16,93 Triliun

Next Post

Buka ATTEC Global Investment Forum, Mendag Busan Dorong Investasi Berorientasi Ekspor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR