TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

UNIQLO Indonesia Jadikan Strategi Human Capital Penggerak Ekspansi Bisnis

Ahmad Churi
26 September 2026 | 11:36
rubrik: Event
UNIQLO Indonesia Jadikan Strategi Human Capital Penggerak Ekspansi Bisnis

Pertumbuhan bisnis ritel menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bergerak seiring dengan ekspansi perusahaan. Hal itu pula yang menjadi perhatian PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia) dalam membangun strategi human capital (Human Capital Management System).

Jakarta, TopBusiness – Menerapkan strategi agile dalam pengelolaan SDM atau Human Capital Management System (HCMS), PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia tahun ini untuk kedua kalinya kembali masuk nominasi mengikuti ajang penjurian  untuk penghargaan “Top Human Capital Awards 2026”. Di ajang corporate rating bidang HC yang dihelat Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah konsultan HR, Asosiasi, praktrisi dan kalangan akademisi ini,Uniqlo mengetengahkan materi presentasi berjudul “From Retail Jobs to Retail Careers-Building Human Potential to Drive Sustainable Retail Growth”.

Presentasi dan wawancara penjurian disampaikan  Direktur HR UNIQLO Indonesia Mahyudanil Lubis (Yuda), bersama Cipta Arief Wibawa sebagai HRBP Manager, didampingi tim dari HR-Ferliansyah. Sedangkan juri penilai terdiri, Prof. Dr. Wahyudin Zarkasyi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung, Kusuma Prabandari (Dwika Consulting), Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro-Pakem), Eri Sumiarso (Senior Business Consulting Pt SInergi Daya Prima) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury, Managing Editor ItWorks.id.

Dalam paparannya, Mahyudanil Lubis (Yuda) mengatakan bahwa UNIQLO Indonesia menempatkan pengembangan potensi manusia sebagai bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ritel yang berkelanjutan. Strategi tersebut dirangkum dalam tema presentasi bertajuk “From Retail Jobs to Retail Careers – Building Human Potential to Drive Sustainable Retail Growth.” “Pengelolaan human capital tidak dapat dipisahkan dari arah dan kebutuhan bisnis perusahaan. Perusahaan melakukan pendekatan yang tercermin dalam strategi yang menghubungkan kebutuhan bisnis dengan strategi people, mulai dari perencanaan tenaga kerja, pengembangan talenta, peningkatan produktivitas, hingga penyiapan calon pemimpin,” terangnya.

BACA JUGA:   Ini Strategi Bank Kalteng Catatkan Kinerja Gemilang Sepanjang Tahun 2023

Saat ini, lanjut UNIQLO Indonesia memiliki 77 toko yang tersebar di 19 kota dengan sekitar 1.800 karyawan. Perusahaan membuka toko pertamanya di Indonesia pada 2013 dan terus memperluas jaringan ritelnya.

Ekspansi bisnis tersebut juga berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja. Pada FY2025, UNIQLO Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan 16,7%, laba kotor 23%, laba usaha 35,1%, serta produktivitas per jam kerja yang meningkat 18%. Pada periode yang sama, perusahaan menambah lima toko, sementara jumlah karyawan tetap sekitar 1.800 orang.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar bagi perusahaan untuk memperkuat produktivitas dan kapabilitas SDM. Dengan pertumbuhan bisnis yang terus berlangsung, tantangan human capital UNIQLO Indonesia mencakup lima aspek, yakni memperbesar skala bisnis, memperkuat customer experience, meningkatkan produktivitas, membangun future leaders, serta mengelola workforce yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari Jobs Menjadi Careers

PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia) menegaskan bahwa pengelolaan talenta (talent mobility) dan penerapan Human Capital Management System (HCMS) menjadi tulang punggung strategi bisnis di Indonesia. Dalam kaitan ini, strategi people UNIQLO dirancang untuk mengubah tantangan bisnis menjadi peluang pertumbuhan dan dampak berkelanjutan.

Strategi human capital perusahaan bertumpu pada tiga agenda utama, yakni future leader transformation, store staff enhancement, serta global one & talent management.

Di sisi pengelolaan talenta, UNIQLO Indonesia membangun proses yang mencakup acquiring, developing, maintaining, dan retaining karyawan. Misalnya untuk mendapatkan talenta, perusahaan menjalankan kemitraan dengan universitas, program beasiswa, internship, hingga berbagai jalur perekrutan. 

Sementara pengembangan karyawan dilakukan melalui pendidikan, mentoring, onboarding, pelatihan keterampilan manajerial maupun teknis, serta berbagai program pengembangan di lingkungan toko.

Dalam kaitan ini, Cipta Arief Wibawa sebagai HRBP Manager, menambahkan bahwa UNIQLO Indonesia juga memberikan peluang bagi karyawan untuk berkarir lintas negara (overseas) sebagai bagian dari strategi talent mobility. Saat ini, ada beberapa talenta Indonesia yang tengah mengembangkan karier di luar negeri, mulai dari Amerika Serikat, Malaysia, Jepang dan lainnya. “Kesempatan ini terbuka dan sama untuk semua, asal mereka punya kemampuan, mereka bisa berkembang secara global. Inilah cara kami menyiapkan local talent untuk menjadi global leader,” ujarnya.

BACA JUGA:   CSR Sharp Indonesia, dari Ketulusan Melahirkan Reputasi yang Baik

Menurutnya, program ini bukan hanya bentuk kepercayaan perusahaan kepada karyawan muda Indonesia, tetapi juga menunjukkan bukti bahwa SDM Indonesia bisa bersaing di kancah internasional. “Kami ingin memastikan local talent punya akses luas untuk menjadi bagian dari global talent UNIQLO,” tambahnya.

Yuda menambahkan, pada tahap mempertahankan karyawan, strategi yang diterapkan antara lain evaluasi kompensasi dan gaji, survei pasar, fleksibilitas kerja, aktivitas budaya dan engagement, survei keterikatan karyawan, serta dukungan kesehatan. Sementara untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan talenta, UNIQLO juga menempatkan global career challenge, keberagaman dan inklusi, evaluasi dan promosi berkala, sustainability initiatives, talent council, serta employer branding sebagai bagian dari strategi.

Human Capital Masuk ke Siklus Perencanaan Bisnis

Salah satu aspek menarik dari pendekatan UNIQLO adalah menempatkan human capital langsung dalam siklus perencanaan bisnis. Dalam model tersebut, strategi bisnis dimulai dari penetapan aspirasi dan strategi, dilanjutkan dengan prioritas bisnis, identifikasi kebutuhan workforce dan kapabilitas, penyusunan human capital strategy, eksekusi bersama antara pimpinan bisnis dan HR, hingga evaluasi dan tindakan korektif.

Dengan pendekatan ini, pengelolaan SDM tidak hanya menjadi tanggung jawab fungsi HR. Para pemimpin bisnis, HR Business Partner, HR center of expertise, hingga line manager memiliki peran dalam memastikan strategi people berjalan dan menghasilkan dampak terhadap bisnis.

Prinsip yang dibangun adalah “One Plan, One Team, One Result.” Pendekatan serupa juga diterapkan melalui strategic workforce planning. UNIQLO menghubungkan proyeksi kebutuhan bisnis dengan kapasitas tenaga kerja, produktivitas dan kapabilitas, identifikasi kesenjangan kebutuhan dan pasokan SDM, hingga keputusan mengenai perekrutan, pengembangan, upskilling, redeployment, maupun peningkatan produktivitas.

Sejumlah indikator menjadi perhatian dalam proses tersebut, antara lain hiring fulfillment, time to fill, leadership readiness, store opening readiness, manpower productivity, overtime efficiency, dan vacancy rate.

BACA JUGA:   Kinerja Cemerlang Perumdam Tirta Perwitasari Purworejo, Jumlah Pelanggan & Setoran PAD Meningkat

Talent Cycle untuk Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Selain workforce planning, UNIQLO Indonesia juga mengembangkan one integrated talent cycle. Prosesnya dimulai dari penetapan ekspektasi kinerja, penilaian kinerja dan potensi, kalibrasi melalui Talent Council, identifikasi talenta kritis dan berpotensi tinggi, penyusunan program pengembangan dan mobilitas, perencanaan suksesi, hingga pemantauan perkembangan talenta.

Dengan model tersebut, talent review tidak diposisikan sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi sebagai proses yang mendukung keputusan mengenai pengembangan, mobilitas, suksesi, dan kebutuhan organisasi.

Dari sisi teknologi, strategi human capital UNIQLO juga ditopang oleh Human Capital Technology & Infrastructure, termasuk optimalisasi sistem informasi HR dan pemanfaatan AI pada area HR melalui Copilot.

Keseluruhan strategi tersebut bermuara pada tujuan yang lebih besar, yakni membangun organisasi yang memiliki kapabilitas lebih kuat, kesiapan kepemimpinan yang lebih baik, mobilitas internal dan pengalaman yang lebih luas, kesinambungan suksesi, serta kemampuan untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan UNIQLO untuk membangun perusahaan yang diinginkan sebagai tempat bekerja di Indonesia, sekaligus mendukung ambisi menjadi merek yang paling dipercaya pelanggan. Materi presentasi juga menegaskan filosofi perusahaan: “Changing Clothes, Changing Conventional Wisdom, Change the World.” 

Tags: Uniqlo Indonesia
Previous Post

Menyimak Strategi HC ala Tempopress International Delivery

Next Post

Pemulihan 14 Bangunan Pemerintah dan Fasilitas Publik di Solok Dipercepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR