Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Jumat (25/09) ditutup melemah pada level 6,241.89 (-0.90%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Industrials (-2.52%) dan Infrastructure (-2.22%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 440.38 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: TLKM, BMRI, BBRI, ASII, dan BBNI.
Sentimen negatif disebabkan oleh Kenaikan yield obligasi global akibat kekhawatiran akan berlanjutnya kenaikan suku bunga The Fed dan harga minyak yang bertahan di level tinggi.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic death cross pada area deep oversold.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: BBRI, UNVR, ADRO, dan SMGR,” sebut Research Team Reliance Sekuritas, Senin (28/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh penguatan saham Microsoft dan saham teknologi terkait AI lainnya.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks menguat. Seperti Indeks Nikkei225 menguat +0.99% dan Indeks Kospi menguat 0.03%. “Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,175 dan resistance pada level 6,316 dengan kecenderungan melemah,” katanya.
Berikut rekomendasi saham Reliance Sekuritas:

