TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lemonilo Perkuat Pengelolaan SDM, Dorong Karyawan Jadi Penggerak Pertumbuhan Bisnis

Mi’roji
2 October 2026 | 18:37
rubrik: Business Info, Event, HC
Lemonilo Perkuat Pengelolaan SDM, Dorong Karyawan Jadi Penggerak Pertumbuhan Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Lemonilo Indonesia Sehat terus memperkuat pengelolaan sumber daya manusia (SDM) seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan. Bagi Lemonilo, pengelolaan karyawan tidak berhenti pada urusan administrasi dan kebutuhan tenaga kerja, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas sekaligus mendukung pertumbuhan perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Bryan Gunawan, VP of People Management, Transformation & Growth PT Lemonilo Indonesia Sehat, dalam wawancara penjurian TOP Human Capital Awards 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting bersama Majalah TopBusiness, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dalam pengelolaan SDM, Lemonilo berupaya memastikan kebutuhan karyawan selalu mengikuti arah perkembangan bisnis. Karena itu, perencanaan tenaga kerja dilakukan secara rutin dengan melihat kebutuhan masing-masing unit bisnis dan rencana perusahaan ke depan.

Setiap akhir kuartal ketiga, tim HR melakukan analisis kebutuhan tenaga kerja di setiap Business Unit. Hasil analisis tersebut kemudian menjadi bagian dari proses perencanaan perusahaan untuk tahun berikutnya. Perencanaan juga tidak hanya berbicara tentang jumlah karyawan, tetapi mencakup kesiapan talenta dan keberlanjutan kepemimpinan melalui succession planning.

Menurut Bryan, cara tersebut penting agar perusahaan tidak sekadar merekrut ketika membutuhkan orang, tetapi sudah memiliki gambaran mengenai talenta yang dibutuhkan sebelum memasuki fase pengembangan bisnis.

“Kami berusaha memastikan kebutuhan orang dan kebutuhan bisnis berjalan bersama. Jadi, ketika perusahaan berkembang atau ada perubahan arah bisnis, kami sudah menyiapkan orang dan kompetensi yang dibutuhkan,” ujar Bryan.

Pengelolaan talenta kemudian dilanjutkan melalui berbagai program pengembangan karyawan. Salah satunya adalah Individual Development Plan (IDP) yang diberikan kepada karyawan yang telah melewati tahap OPR. Program tersebut memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memperluas pengalaman melalui job enlargement, job enrichment, job assignment, serta peran sebagai mentor maupun mentee.

Lemonilo juga mengembangkan program coaching dan mentoring dengan melibatkan karyawan senior. Sepanjang 2024 hingga 2026, tercatat 131 mentee mendapatkan pendampingan dari lebih dari 30 mentor internal senior. Materi pendampingan mencakup kepemimpinan, kemampuan teknis maupun keterampilan nonteknis.

BACA JUGA:   Penguatan IHSG Dongkrak Pendapatan Industri Asuransi

Bagi perusahaan, pengembangan karyawan tidak cukup hanya dilakukan melalui pelatihan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan benar-benar digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Hal itu terlihat dari evaluasi program pembelajaran Lemonilo. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, rata-rata kepuasan peserta pelatihan mencapai 93 persen. Tingkat kehadiran peserta berada di angka 91 persen, sedangkan rata-rata hasil asesmen mencapai 79 persen.

“Kami ingin proses belajar itu memberikan hasil yang terasa dalam pekerjaan. Jadi bukan sekadar mengikuti training, tetapi ada penerapan, ada pengalaman baru, dan pada akhirnya kemampuan tersebut bisa memberikan kontribusi bagi pekerjaan maupun perusahaan,” kata Bryan.

Menjaga Karyawan Tetap Produktif

Lemonilo juga memberikan perhatian terhadap pengalaman karyawan di lingkungan kerja. Salah satu caranya melalui engagement survey yang digunakan untuk melihat bagaimana karyawan merasakan berbagai aspek selama bekerja, mulai dari budaya perusahaan, kepemimpinan, kolaborasi, fasilitas hingga pengalaman kerja secara keseluruhan.

Perusahaan juga memiliki Lemonilo Wellness Challenge, program yang dikemas dengan pendekatan gamifikasi untuk mendorong karyawan menjaga kesehatan secara menyeluruh. Program tersebut mencakup tiga aspek, yakni Body, Mind, dan Soul.

Selain kesehatan dan kebugaran, Lemonilo berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi keluarga. Karyawan dapat membawa anak ke kantor melalui konsep child-friendly office. Perusahaan juga memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi karyawan yang membutuhkan, termasuk orang tua yang harus membagi perhatian antara pekerjaan dan keluarga.

“Kami melihat bahwa kehidupan pribadi dan pekerjaan karyawan tidak bisa dipisahkan begitu saja. Karena itu, kami berusaha menciptakan lingkungan yang membuat karyawan tetap bisa menjalankan tanggung jawab keluarga tanpa harus mengorbankan pekerjaannya,” ujar Bryan.

Pendekatan tersebut juga tercermin dalam sejumlah indikator pengelolaan SDM Lemonilo. Tingkat turnover karyawan turun dari 14,8 persen pada 2024 menjadi 7 persen pada 2025. Pada periode yang sama, skor employee perception meningkat dari 83,3 persen menjadi 84,7 persen. Sementara itu, waktu yang dibutuhkan untuk merekrut karyawan atau time to hire turun dari 21 pada 2025 menjadi 16 pada 2026 secara year to date.

Lemonilo juga mencatat minimnya persoalan hubungan industrial. Dalam materi penjurian disebutkan perusahaan hanya mencatat satu sengketa selama 10 tahun beroperasi dan terus berupaya menjaga agar persoalan serupa tidak terjadi kembali.

BACA JUGA:   PTPN IV Bangun Ekosistem HC, dari Pemetaan Talenta hingga Pengembangan Future Skills

Mendorong Karyawan Beradaptasi dengan Teknologi

Perubahan cara kerja juga menjadi perhatian Lemonilo. Perusahaan mendorong karyawan agar lebih siap menghadapi perubahan, termasuk melalui pengembangan kemampuan belajar dan kemampuan beradaptasi.

Salah satu programnya adalah LemoniLeague, wadah pengembangan yang mendorong karyawan menghasilkan inovasi melalui proyek nyata berbasis kecerdasan buatan (AI). Lemonilo juga mengembangkan kemampuan process improvement dan root cause analysis agar karyawan dapat menemukan masalah sekaligus mengusulkan perbaikannya.

Dalam pekerjaan sehari-hari, perusahaan memanfaatkan Google Workspace dan mengintegrasikan Gemini untuk membantu karyawan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan mudah.

Menurut Bryan, penggunaan teknologi harus diikuti kesiapan orang yang menggunakannya.

“Teknologi akan memberikan manfaat ketika orang-orang di dalam organisasi juga siap menggunakannya. Karena itu, kami tidak hanya memperkenalkan tools baru, tetapi juga membangun kemampuan dan pola pikir karyawan agar bisa mengikuti perubahan,” kata Bryan.

Bagi Lemonilo, pengelolaan SDM pada akhirnya diarahkan pada satu tujuan yang sama dengan bisnis, yakni memastikan perusahaan memiliki orang-orang yang tepat, memiliki kemampuan yang terus berkembang, serta mampu bekerja secara produktif menghadapi perubahan.

Pendekatan tersebut terlihat dari upaya Lemonilo menghubungkan target karyawan dengan kebutuhan bisnis. Pengembangan kompetensi diharapkan memberi dampak terhadap produktivitas, sementara perencanaan tenaga kerja dilakukan agar perusahaan memiliki talenta yang siap ketika memasuki ekspansi atau meluncurkan produk baru.

Dengan pola tersebut, Lemonilo berusaha membangun lingkungan kerja yang tidak hanya mengejar pencapaian target, tetapi juga memberi ruang bagi karyawan untuk berkembang, belajar, beradaptasi, dan tetap memiliki keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi perusahaan, kekuatan SDM menjadi salah satu modal penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Tags: PT Lemonilo Indonesia SehatTOP Human Capital Awards 2026
Previous Post

Di Atas Rata-rata Skor Industri, AVIA Tembus Posisi Ini dalam S&P Global ESG Assessment 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR