TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Di Awal Perdagangan Selasa, IHSG Dibuka Menguat

Agus Haryanto
6 October 2026 | 09:24
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi dibuka menguat 20,27 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.139,13. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,23 poin atau 0,37 persen ke posisi 605,46.

Penguatan IHSG pada awal perdagangan melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya. Sentimen pasar turut ditopang oleh penguatan bursa saham global serta meningkatnya ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat yang lebih longgar.

Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terpantau cukup ramai. Volume perdagangan mencapai sekitar 11,81 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,04 triliun dan frekuensi mencapai 156.833 kali transaksi.

Pada periode yang sama, sebanyak 322 saham tercatat menguat, 179 saham melemah, sedangkan 215 saham bergerak stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sentimen positif masih cukup dominan pada awal perdagangan.

Sejumlah saham juga mencatatkan kenaikan signifikan. Saham TRUE menguat 26,09 persen, XISR naik 24,47 persen, sedangkan CSIS bertambah 23,81 persen. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya minat beli pada sejumlah saham berkapitalisasi kecil dan menengah.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual. Saham PGLI, FORU, BALI, WAPO, dan INTD termasuk saham yang berada dalam kelompok dengan penurunan harga terbesar pada awal perdagangan.

Dari saham-saham berkapitalisasi besar, pergerakan sejumlah saham unggulan turut menjadi perhatian investor. Saham AADI, ERAA, PTBA, MDKA, AALI, dan MAPI sebelumnya mencatatkan penguatan dan masih berpotensi menjadi penggerak sentimen pasar.

Penguatan IHSG juga mendapat dukungan dari sentimen eksternal. Bursa saham Amerika Serikat ditutup positif pada perdagangan sebelumnya, dengan indeks Dow Jones menguat 0,18 persen, S&P 500 naik 0,66 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 1,05 persen.

BACA JUGA:   Bisa Tekan Rugi Bersih, Ini Strategi ACSET Hadapi Tantangan Pandemi

Kinerja positif bursa global memberikan sentimen positif terhadap pasar saham Asia, termasuk Indonesia. Selain itu, data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan perlambatan pasar tenaga kerja meningkatkan ekspektasi investor terhadap kemungkinan kebijakan suku bunga The Federal Reserve yang lebih dovish.

Namun demikian, investor domestik masih perlu mencermati aktivitas investor asing. Aksi jual bersih asing dapat menjadi faktor yang membatasi penguatan IHSG apabila kembali terjadi dalam jumlah besar.

Dari sisi teknikal, level 6.140 menjadi area penting yang perlu diperhatikan. Apabila IHSG mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.180-6.200. Sebaliknya, apabila gagal mempertahankan momentum dan kembali berada di bawah 6.100, IHSG berpotensi mengalami tekanan jual.

Area support IHSG berada di kisaran 6.055-6.017, sedangkan resistance terdekat berada di sekitar 6.140-6.187.

Dengan demikian, penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan Selasa menunjukkan bahwa sentimen pasar mulai membaik setelah indeks sebelumnya mengalami tekanan. Namun, kenaikan tersebut masih perlu dikonfirmasi oleh keberlanjutan volume transaksi dan kemampuan indeks menembus level resistance.

Investor juga disarankan mencermati pergerakan saham dengan volume besar karena peningkatan volume yang disertai kenaikan harga dapat menjadi indikasi menguatnya tekanan beli. Sebaliknya, kenaikan indeks yang tidak diikuti peningkatan volume berpotensi menunjukkan penguatan yang masih rentan terhadap aksi ambil untung.

Secara keseluruhan, IHSG pada perdagangan Selasa berpeluang bergerak positif, tetapi ruang kenaikan diperkirakan masih terbatas. Pelaku pasar akan mencermati arah investor asing, perkembangan bursa global, serta kemampuan IHSG bertahan di atas level psikologis 6.100.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Regulasi Impor Perlu Pertimbangkan Eksistensi Manufaktur Domestik

Next Post

Puri Bunda Jadikan Transformasi SDM sebagai Motor Pertumbuhan Bisnis Rumah Sakit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR